Pembukaan Pramuka: Makna dan Manfaat Trisatya

    0
    888

    Jember- Pada hari Kamis tanggal 9 Januari 2025 Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember menggalang kegiatan pembukaan pramuka yang bertempat di depan gedung Hasan Al-Banna. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Pengasuh Pondok, segenap guru dan seluruh santri Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember.

    Pendidikan Kepramukaan merupakan salah satu sarana pengembangan karakter peserta didik. Sebab pramuka adalah singkatan dari praja muda karana yang bermakna jiwa muda yang suka berkarya, sehingga meskipun berbeda usia akan tetapi tetap berjiwa muda.  Terdapat beberapa tingkatan golongan pramuka, diantaranya adalah: 

    1.Siaga :Anggota yang berumur sekitar 7-10 tahun. Karakteristik yang paling populer bagi tingkatan siaga adalah aktif, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, suka mernyanyi, menari, dan berdendang, suka meniru. Tak hanya itu, terdapat pula beberapa tingkatan pramuka siaga, yaitu mula, bantu tata dan satuan terkecilnya disebut barung. 

    2. Penggalang :Anggota yang berumur sekitar 11-15 tahun. Biasanya materi yang dipelajari oleh pramuka penggalang adalah Pengertian pramuka penggalang, sejarah pramuka dunia dan Indonesia, kode kehormatan, tri satya, dasa darma, lambang gerakan pramuka, sanndi morse dan semapore.

    3. Penegak :Anggota yang berumur sekitar 16-20 tahun. Terdapat karakteristik yang dominan bagi pramuka penegak, diantaranya adalah memiliki semangat juang dan kemauan yang kuat, memiliki rasa percaya diri yang tinggi, peduli terhadap lingkungan, loyal terhadap kelompok, takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, cinta alam dan kasih sayang sesama manusia, patriot yang sopan dan kesatria, patuh dan suka bermusyawarah, rela menolong dan tabah, rajin, trampil, dan gembira. Beberapa materi yang dipelajari oleh tingkatan ini yaitu sejarah pramuka dunia dan Indonesia, landasan hukum, motto pembina, semaphore, sandi morse, kerampilan luar lapangan, seperti survival dan fisik dan pengembangan diri serta pelayanan masyarakat.

    Baca Juga :  Penandatanganan Wakaf: “Pondok Dibantu Karena Maju, Bukan Maju Karena Dibantu”

    4. Pandega :Anggota yang berumur sekitar 21-25 tahun. Berikut adalah karakteristik dan materi yang biasanya diajarkan pada tingkatan pramuka yaitu: 

    • Tingkatan tertinggi dalam Pramuka
    • Juga dikenal sebagai Senior Rover atau remaja madya
    • Fokus pada pembentukan kepribadian dan keterampilan
    • Memiliki kegiatan yang sama dengan Pramuka Penegak
    • Memiliki tanda Pramuka berupa bintang dan dua tunas kelapa berwarna cokelat
    • Memiliki adat yang dibuat sendiri, tetapi tidak bertentangan dengan norma dan aturan yang lebih tinggi
    • Memiliki kegiatan yang berkarakter, dinamis, progresif, menantang, dan bermanfaat
    • Kegiatannya harus memenuhi 4 H, yaitu Health, Happiness, Helpfulness, dan Handicraft
    • Kegiatannya harus dilakukan dengan Learning by Doing dan Learning to Be
    • Pembinaan Pramuka Pandega diarahkan untuk mempersiapkan diri sebagai pemimpin yang bertanggung jawab

    Kepramukaan adalah proses pendidikan luar sekolah yang bersifat mendidik dan menyenangkan. Sehingga membentuk mental dan tanggung jawab tinggi yang dibentuk melalui berbagai permainan dan kegiatan yang menarik, menyenangkan, mendidik, sehat dan terarah. Oleh karena itu dapat membentuk watak, akhlak dan pribadi yang luhur. 

    Prinsip Dasar Kepramukaan

    1. Iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
    2. Peduli terhadap bangsa dan tanah air, sesama hidup dan alam seisinya
    3. Peduli terhadap dirinya pribadi
    4. Taat kepada Kode Kehormatan Pramuka
    5. Metode Kepramukaan

    Pengamalan Kode Kehormatan Pramuka

    1. Belajar sambil melakukan
    2. Kegiatan berkelompok, bekerjasama, dan berkompetisi
    3. Kegiatan yang menarik dan menantang
    4. Kegiatan di alam terbuka
    5. Kehadiran orang dewasa yang memberikan bimbingan, dorongan, dan dukungan
    6. Penghargaan berupa tanda kecakapan
    7. Satuan terpisah antara putra dan putri
    Baca Juga :  SAMBANG ALUMNI 2024 : KUMPUL, GUYUB, DAN RUKUN

    Salah satu hal yang menjadikan pramuka sebagai kegiatan yang spesial adalah Trisatya Pramuka. Beberapa nilai Trisatya adalah tiga dasar yang harus dipahami dan diterapkan oleh anggota gerakan pramuka. Terdapat tiga unsur Trisatya Pramuka adalah:

    1. Religius
    2. Nasionalisme
    3. Kemanusiaan

    Trisatya Pramuka menjadi pedoman  bagi setiap anggota Gerakan Pramuka dalam bertindak dan berperilaku, serta membantu mereka menjadi pribadi yang bermartabat dan berbudi luhur. Oleh karena itu Kode Kehormatan ini memiliki tiga janji yang harus diterapkan oleh setiap anggota pramuka. Ketiga Kode tersebut meliputi:

    1. Taat kepada Tuhan yang Maha Esa, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Pancasila.
    2. Menolong sesama dan membangun masyarakat.
    3. Menjalankan Dasa Dharma Pramuka.

    Sehingga nilai-nilai tersebut tertuang dalam suatu teks yang berbunyi:

    Trisatya

    Demi kehormatanku, aku berjanji akan bersungguh-sungguh menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, mengamalkan Pancasila, menolong sesama hidup, ikut serta membangun masyarakat, serta menepati Darma Pramuka.

    Terdapat beberapa nilai komponen Trisatya yaitu:

    1. Rela: Siap memberikan bantuan dan dukungan tanpa pamrih kepada sesama.
    2. Berani: Memiliki semangat dan keberanian dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing.
    3. Setia: Harus loyal dan memegang teguh nilai-nilai yang dianut oleh gerakan Pramuka.

    Kegiatan kepramukaan termasuk ekstrakurikuler wajib di Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember. Melalui berbagai prinsip Trisatya Pramuka, para anggota dapat membangun jiwa kepemimpinan, keberanian, dan kerja sama yang baik. Hal ini akan sangat bermanfaat bagi masa depan generasi penerus bangsa. (Rb)

    PENDAFTARAN SANTRI BARU

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here