Jember- Shalat dhuha merupakan shalat sunnah yang memiliki segudang manfaat. Jumlah minimal rakaat shalat dhuha adalah 2 rakaat dan maksimal 12 rakaat. Lebih tepatnya, waktu pelaksanaan shalat dhuha pada saat matahari terbit sampai menjelang waktu shalat dhuhur. Namun, salah satu shalat sunnah ini dianjurkan untuk dilakukan tidak secara berjamaah.
Manfaat paling menakjubkan dari menunaikan shalat dhuha ini adalah akan diberi kelancaran rezeki. Sebab, barang siapa yang mengerjakan sholat ini, maka akan memperoleh tezeki layaknya harta ganimah atau harta rampasan perang dengan cara cepat. Bahkan, bagi siapa yang mengerjakan sholat dhuha, Allah SWT akan membangunkan baginya rumah indah yang terbuat dari emas kelak di surga. Ada pula yang menyebut, setiap muslim ataupun muslimat yang menunaikan sholat tersebut akan memperoleh pahala layaknya mengerjakan ibadah umrah.
Selanjutnya, Rasulullah SAW telah menjelaskan pada suatu hadis yang diriwayatkan oleh Hakim dan Thabrani, Rasulullah SAW bersabda, “Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada waktu permulaan siang (sholat dhuha) niscaya pasti akan aku cukupkan kebutuhanmu pada akhir harinya.”
Tata Cara Shalat Dhuha
- Membaca Niat
Adapun niat shalat dhuha adalah:
اُصَلِّى سُنَّةَ الضَّحٰى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى
“Aku niat sholat sunah dhuha dua rakaat, karena Allah ta’ala.”
2. Membaca Doa Iftitah
اَللهُ اَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلّهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا. اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْاَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ. اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلّهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ. لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَلِكَ اُمِرْتُ وَاَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ
Artinya: “Allah Maha Besar lagi sempurna kebesaran-Nya, segala puji hanya kepunyaan Allah. Maha Suci Allah pagi dan petang. Sesungguhnya aku hadapkan wajahku (hatiku) kepada Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dengan keadaan lurus dan menyerahkan diri, dan aku bukanlah dari golongan kaum musyrikin. Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah Tuhan Semesta Alam, yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Dengan yang demikian itulah aku diperintahkan untuk tidak menyekutukan-Nya. Dan aku adalah termasuk orang-orang muslim.”
3. Membaca Salah satu surah dalam Al-Quran. Terdapat anjuran Membaca surah Asy-syam pada rakaat pertama dan Al-lail pada rakaat kedua.
4. Ruku dan membaca tasbih tiga kali
سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ ×٣
“Maha Suci Rabbku yang maha Agung dan maha terpuji.”
5. I’tidal dan membaca bacaannya
رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَوَاتِ وَمِلْءَ الْأَرْضِ وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ
Artinya: “Ya Allah Ya Tuhan kami, bagi-Mu lah segala puji, sepenuh langit dan sepenuh bumi, dan sepenuh apa saja yang Engkau kehendaki sesudah itu.”
6. Sujud pertama dan membaca tasbih tiga kali
سبحان ربي الأعلى وبحمده ٣×
Maha suci Tuhanku yang Maha Agung dan Maha Terpuji
7. Duduk diantara dua sujud
رَبِّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِى وَاجْبُرْنِي وَارْفَعْنِي وَارْزُقْنِى وَاهْدِنِى وَعَافِنِى
“Tuhanku, ampunilah aku, rahmatilah aku, cukupkanlah aku dari segala kekurangan, angkatlah derajatku, berikanlah aku rezeki dan petunjuk, dan berilah keselamatan kepadaku.”
- Sujud kedua kali dan membaca tasbih tiga kali
- Salam
- Membaca doa sholat dhuha
Adapun doa sholat dhuha yang berbunyi:
اَللّٰهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ
“Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu. Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah. Apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hamba-Mu yang saleh.
Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember melatih para santri dan santriwati untuk terbiasa melaksanakan shalat Dhuha. Setiap hari Jumat, ada agenda shalat Dhuha berjamaah yang dilaksanakan di masjid pondok putri. Hal ini menjadi program edukasi agar para santriwati memahami tata cara pelaksanaan shalat Dhuha dengan baik dan benar.
Demikianlah hikmah dan tata cara shalat Dhuha yang benar. Semoga setelah kita mempelajari tata cara shalat dhuha, kita dapat istiqomah melaksanakannya serta dapat sesuai dengan syariat yang ada. (Rb/Qr)








