Balung – Pondok Pesantren Baitul Arqom memiliki sistem organisasi yang tertata. Jika untuk menjalankan peraturan kesantrian pondok punya Organisasi Santri Baitul Arqom (OSBA) maka kepramukaan kepunyaan Bagian Koordinator. Kegiatan kepramukaan ini dilakukan rutin seminggu sekali pada hari Kamis. Kakak koordinator sebagai pelaksana sekaligus penanggung jawab selalu mengontrol kelancaran kegiatan. Disamping itu ada pula PASELBA, yang merupakan singkatan dari Pasukan Elit Baitul Arqom yang dibentuk menjadi tangan kanan yang penting. Tujuannya untuk turut membantu dan meringankan tugas yang diemban oleh koordinator.

PASELBA adalah salah satu regu yang menyemarakkan hari Kamis Pondok Pesantren Baitul Arqom dengan keriuhan suara lantang yel-yel yang dinyanyikan oleh anggotanya. Tanggung jawab mereka pun lebih berat dari adik-adik lainnya. Anggota PASELBA ini diharuskan untuk menguasai seluruh materi kepramukaan dan memiliki jiwa pramuka yang dalam. Karena ini adalah pasukan elit, dengan latihan kepramukaan yang cukup ketat, maka tak ayal, tak banyak yang menjadi anggota elit semacam ini.

Banyak santri yang berharap terpilih menjadi anggotanya. Namun, untuk masuk ke dalamnya pun butuh tenaga fisik dan mental yang tangguh. Pemilihannya pun cukup selektif, hanya yang punya semangat membara, memiliki jiwa cekatan, ulet, dan terampil yang akan terpilih. Sekali terpilih, pantang mundur di tengah jalan. Tugas apapun yang diamanahkan, maupun peraturan yang diberikan, dijalankan dengan sebaik mungkin. Jangan heran, jika ada anggotanya yang tak patuh, bisa-bisa langsung dipindahtugaskan, bahkan dikeluarkan dari pasukan elit ini.
Para kakak koordinator berharap PASELBA dapat melakukan perkembangan yang lebih efektif dari masa ke masa dan selalu menjadi suri tauladan yang baik bagi adika lainnya. (Dgd/qr)










