
Balung– Di Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember metode pembelajarannya menggunakan sistem modern, dalam kurikulumnya tak hanya sekedar belajar kitab klasik atau biasa disebut dengan kitab kuning saja, sebagaimana di pondok-pondok pada umumnya. Melainkan juga belajar bidang studi-bidang studi umum. Dengan demikian Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember tetap mengikuti kemajuan teknologi, mengikuti perkembangan zaman dengan tetap menanamkan nilai-nilai agama.
Di Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember kita akan menemukan pelajaran yang bermacam-macam, diiantara kitab klasik yang dipelajari yakni kitab Bulughul Maram. Kitab ini berisikan tentang kumpulan hadist Rasulullah tentang hukum Islam yang tersusun berdasarkan bab-bab Fiqih. Tujuan mempelajari kitab ini adalah untuk memberi pemahaman kepada para santri tentang ilmu agama agar mereka juga dapat mengamalkannya.
Adapun kitab kuning tidak berharakat yang kita pelajari di sini, yaitu kitab Bidayatul Mujtahid. penulis dari kitab ini adalah Ibnu Rusyd dan kitab ini adalah salah satu kitab penting yang dapat kita pelajari, karena isi dari kitab tersebut menjelaskan tentang masalah dan sebab-sebab perbedaan madzhab dalam pembahasan ilmu Fiqih. Kitab ini cukup tebal, warna kertasnya pun berwarna kuning, tetapi masuk dalam kategori buku terbaik yang harus kita pelajari sebagai umat muslim.

Tak hanya itu, ada berbagai macam pelajaran agama yang kita pelajari di sini, diantaranya pelajaran Bahasa Arab, Tauhid, Tafsir, Nahwu, Shorof, Ilmu Al-Qur’an, Ilmu Hadist, dan masih banyak yang lainnya. Selain itu, adalah Matematika, Geografi, sejarah, IPA, IPS, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, PKN, dan lain-lain sebagaimana mata pelajaran di SMP-SMA pada umumnya.
Pondok juga memfasilitasi beragam skill dan kemampuan santri, baik dalam fasilitas akademik seperti laboratorium, dan perpustakaan. Tapi juga kegiatan non akademik seperti musik, jurnalistik dan kepenulisan, kebahasaan, kesenian, olahraga, dan bahkan kompetisi-kompetisi di luar pondok.
Demikianlah materi-materi dan kegiatan yang diajarkan kepada santri di Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember. Jadi, tidak perlu khawatir akan ketinggalan zaman atau bingung mau jadi apa karena pondok modern akan selalu mengikuti perkembangan teknologi, sekolah yang dilaksanakan pun gabungan dari sekolah agama dan sekolah formal. Sehingga dengan pendidikan yang dienyam di pondok, diharapkan dapat bermanfaat bagi santri. Bahkan, prestasi para gurunya pun diakui hingga di tingkat internasional. Juga alumninya pun sudah tersebar ke seluruh penjuru dunia, baik untuk melanjutkan pendidikan tinggi, maupun mendedikasikan dirinya untuk bekerja secara mandiri. (Ail/Qr)









