Home Terkini Adab Makan dan Minum dalam Islam: Bukan Sekadar Kenyang, Ini Sunnahnya

Adab Makan dan Minum dalam Islam: Bukan Sekadar Kenyang, Ini Sunnahnya

0
58

Jember- Islam tidak hanya fokus mengatur soal ibadah, tapi juga hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari, seperti adab makan dan minum. Dalam ajaran Islam, makan bukan hanya kebutuhan jasmani, tapi juga memiliki etika yang merupakan sunnah Rasulullah dan mengandung hikmah bagi kesehatan serta keberkahan hidup. Makan dan minum juga dapat bernilai ibadah apabila dilaksanakan sesuai tuntunan syariat.

Berikut adab makan dan minum sesuai syariat Islam.

1. Membaca basmalah sebelum memulai.

Dilansir dari artikel “Adab Makan dan Minum Dalam Islam: Panduan Sunnah Untuk Hidup Sehat dan Penuh Berkah” di website BAZNAS, terdapat 5 hal yang mendasari membaca basmalah sebelum makan dan minum,
– sebagai bentuk pengakuan bahwa semua rezeki yang kita terima datangnya dari Allah
– bagian dari adab dan minum
– mengajarkan untuk selalu mengingat Allah dalam setiap keadaan
– agar terhindar dari sifat lupa dan lalai atas perintah Allah
– melatih diri untuk senantiasa bersyukur atas nikmat yang Allah berikan.

2. Makan dan minum dengan tangan kanan.

Rasulullah SAW bersabda:

إذا أكل أحدكم فيأكل بيمينه، و إذا شرب فليشر بيمينه، فإن الشيطان يأكل بشمال ويشرب بشماله

“Jika salah seorang diantara kalian makan, maka hendaklah ia makan dengan tangan kanannya. Dan apabila minum, hendaklah ia minum dengan tangan kanannya. Sesungguhnya setan makan dengan tangan kirinya dan minum dengan tangan kirinya.” (HR. Muslim)
Hadist ini menjelaskan bahwa hendaklah seseorang makan dan minum menggunakan tangan kanan sebagai bentuk mengikuti sunnah Radulullah.

Baca Juga :  KH. Izzat Fahd, M.Pd.I: “Jangan Sampai Hanya Memahami Pesantren dari Satu Sisi Saja”

3. Duduk ketika makan dan minum

Rasulullah SAW menganjurkan makan dan minum dengan duduk dan tidak dengan berdiri. Karena makan dan minum sambil berdiri bertentangan dengan adab yang dicontohkan Rasulullah. Selain itu juga dapat menyebabkan naiknya asam lambung ke kerongkongan sehingga mengakibatkan iritasi pada sel yang ada di kerongkongan.

4. Mengambil makanan dari yang terdekat.

Ketika sedang makan bersama, hendaknya untuk mengambil makanan yang paling dekat. Hal ini bertujuan agar tidak menyusahkan orang lain.

5. Tidak berlebihan

Islam melarang sikap berlebihan dalam makan dan minum, sebagaimana yang difirmankan Allah SWT:

كُلُوْا وَاشْرَبُوْا وَلَا تُسْرِفُوْاۚ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِيْنَࣖ

“Makan dan minumlah, tapi jangan berlebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebihan” (QS. Al-A’raf: 31)

6. Tidak meniup makanan dan minuman ketika sedang panas.

Meniup makanan dan minuman tidak diperbolehkan karena dapat mengotori makanan dan minuman. Secara medis, hal ini berisiko menularkan penyakit malalui udara dari mulut.

7. Tidak tergesa-gesa

العجلة من الشيطان

“Tergesa-gesa itu bagian dari setan”

Allah SWT telah memerintahkan kita untuk tidak terburu-buru dalam hal apapun. Selain mendapat murka Allah dan bagian dari setan, makan dengan tergesa-gesa juga dapat memicu tersedak sehingga mengganggu proses pencernaan. Itulah mengapa hal ini tidak dianjurkan.

Baca Juga :  Pembukaan Amaliyah Tadris, KH. Izzat Fahd: "Mengajar Itu Ada Aturannya"

8. Berdoa ketika selesai makan dan minum

Ketika selesai makan dan minum, hendaklah seseorang berdoa kepada Allah SWT sebagai rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan.

الحمد لله الذي أطعمنا وسقانا وجعلنا من المسلمين

“Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan minum, serta menjadikan kami sebagai orang-orang Islam.”

Pembiasaan adab makan dan minum merupakan salah satu bentuk pendidikan karakter yang ditanamkan Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember kepada santri-santrinya. Disini santri tidak hanya diajarkan pelajaran agama dan umum di kelas, tapi juga dibiasakan menerapkan adab dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, santri belajar untuk menjaga sopan santun, menghargai orang lain, dan mensyukuri nikmat yang diberikan Allah.

Dengan adanya pendidikan adab ini, harapannya Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan tapi juga memiliki akhlak yang baik, sehingga mampu menjadi teladan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat kelak. (Ns/Qr)

Referensi:
1. BAZNAS DIY. 2025. Adab Makan Dan Minum Dalam Islam: Panduan Sunah Untuk Hidup Sehat dan Penuh Berkah. Diakses dari https://diy.baznas.go.id/berita/news-show/adab-makan-dan-minum-dalam-islam-panduan-sunnah-untuk-hidup-sehat-dan-penuh-berkah/22752 pada 8 Maret 2026 pukul 19.47

PENDAFTARAN SANTRI BARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here