Jember- Tahukah kalian, bahwasanya sholat sunnah merupakan ibadah tambahan yang melengkapi serta menyempurnakan kekurangan-kekurangan dari sholat fardhu. Dalam Sabda-Nya, Rasulullah SAW berkata:
إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ يَوْمَ القِيَامَةِ الصَّلَاةُ، فَإِنْ صَلَحَتْ، فَقَدْ أَفْلَحَ وَأَنْجَحَ، وَإِنْ فَسَدَتْ، فَقَدْ خَابَ وَخَسِرَ، فَإِنِ انْتَقَصَ مِنْ فَرِيضَتِهِ شَيْءٌ، قَالَ الرَّبُّ تَبَارَكَ وَتَعَالَى: انْظُرُوا هَلْ لِعَبْدِي مِنْ تَطَوُّعٍ، فَيُكَمَّلُ بِهَا مَا انْتَقَصَ مِنَ الفَرِيضَةِ، ثُمَّ يَكُونُ سَائِرُ عَمَلِهِ عَلَى ذَلِكَ.
Artinya: “Sesungguhnya amalan yang pertama kali dihisab pada hari kiamat dari seorang hamba adalah shalatnya. Jika shalatnya baik, maka ia beruntung dan selamat. Jika rusak, maka ia celaka dan merugi. Jika ada kekurangan dari shalat wajibnya, Allah berfirman: ‘Lihatlah, apakah hamba-Ku memiliki shalat sunnah?’ Maka disempurnakanlah kekurangan dari shalat wajibnya dengan shalat sunnah itu. Kemudian seluruh amalnya akan dihitung seperti itu.” (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi)
Banyak sekali macam-macam sholat sunnah yang dapat kita lakukan setiap hari, salah satunya adalah sholat Dhuha. Di mana ibadah tersebut merupakan amalan yang dapat kita kerjakan selepas matahari terbit hingga menjelang waktu Dhuhur. Tak lupa juga, sholat sunnah yang satu ini memiliki jumlah minimal 2 rokaat dan maksimal 12 rokaat. Tentunya, pagi kita akan lebih bermakna apabila disertai dengan sholat Dhuha, terlebih lagi jika dilaksanakan dengan berjama’ah.
Di Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember, para santri dan santriwati diharuskan untuk melaksanakan sholat dhuha secara berjama’ah, dengan cara memanfaatkan waktu istirahat pertamanya di saat waktu sekolah. Yang mana kegiatan ini dilakukan secara bergantian mulai dari kelas 1 sampai kelas 6 dan dibimbing langsung oleh bagian ta’mir masjid agar semuanya berjalan dengan tertib. Sedangkan pada hari Jum’at, sholat dhuha berjama’ah tetap berjalan, namun seluruh santri wajib mengikutinya tanpa terkecuali.
Apabila keistiqomahan dapat dijaga dengan baik, maka tak sedikit manfaat yang dapat diperoleh oleh para santri seperti menabung pahala, mempererat ukhuwah islamiyyah, menenangkan hati dan pikiran, mendekatkan diri kepada Allah SWT, mendatangkan rezeki, bahkan menghapus dosa.
Bagi santri, kegiatan sholat Dhuha berjama’ah merupakan momen yang membawa keberkahan sebelum memulai pelajaran selanjutnya. Sebab, batin yang tentram serta pikiran yang jernih membuat mereka lebih semangat dan siap untuk menyerap ilmu kembali.
Semoga lewat kebiasaan ini, para santri bisa senantiasa mengingat Allah SWT, dilapangkan rezekinya, dihapus dosa-dosanya, disiapkan rumah di surga-Nya dan Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember menjadi lebih tenang, damai, tentram, dan dipenuhi dengan kebaikan. (Al/Qr)







