Dengan Ujian : Menjadi Terhormat atau Terpuji

0
493

Balung – Ujian sering kali dianggap remeh oleh kalangan pemuda masa kini. Kenapa tidak, semakin pesatnya teknologi zaman sangat mempermudah mereka untuk mencuranginya. Namun di Pondok Pesantren Baitul Arqom, persoalan ini sangatlah serius.

Uniknya disini, ujian sangat dihormati. Pimpinan Pondok KH. Masykur Abdul Mu’id, LML berpesan, “Dengan ujian, kita bisa menjadi orang terhormat, atau orang yang merugi”. Karena apabila seseorang curang dalam ujiannya, ini bisa dikatakan sebagai orang-orang yang merugi dan begitu pula sebaliknya, orang yang tidak melakukan kecurangan apapun merekalah orang-orang yang beruntung.

Berupaya semaksimal mungkin mengurangi kecurangan, kami menegaskan kepada peserta ujian bahwa kecurangan dalam bentuk apapun akan mendapatkan sanksi yang sangat tegas. Hal ini juga bertujuan untuk melatih para pengawas ujian dalam menjaga amanahnya.

Seperti ujian tahriri misalnya, lembar soal sengaja kami buat tanpa pilihan ganda untuk menghindari kepasrahan mereka dalam menjawab soal agar mereka paham akan pentingnya belajar – bukan nilai semata – karena proses lebih penting daripada hasil. Pada akhirnya, mereka akan terdorong untuk belajar karena mengingat dalam ujian ini estimasi kecurangan sangatlah kecil. (Admin)

 

Comments