Jember– Banyak orang beranggapan bahwa hidup seorang santri hanyalah sebatas ngaji dan kegiatan agama. Banyak juga yang mengira kalau santri itu kolot, tidak paham teknologi dan dunia luar. Padahal pendapat tersebut tidak sepenuhnya benar. Santri justru memiliki potensi diberbagai bidang asalkan diberi kesempatan.
Ada sebuah motivasi dalam Al-Qur’an yang berbunyi
يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ
Artinya:
“Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat” (QS. Al-Mujadilah: 11)
Ayat ini dapat dijadikan pengingat dalam diri, bahwa orang yang berilmu dan beriman kepada Allah SWT memiliki peluang untuk dimuliakan dan sukses pada jalan yang dilampauinya.
Hidup di pesantren sesungguhnya adalah latihan. Santri dibiasakan bangun pagi, ibadah teratur, belajar, dan kegiatan-kegiatan lainnya. Dari sini mereka dilatih hidup berdisplin, sabar, ikhlas, dan bersemangat dalam belajar . Karakter inilah yang membuat santri mudah beradaptasi dengan mudah.
Sekarang ini, banyak santri yang menjadi dokter, pengusaha, dosen, bahkan terjun ke dunia teknologi. Bukan hanya paham agama, tapi juga membawa perubahan yg baik ditengah-tengah masyarakat. Dari sini dapat dipastikan jika pondok bukanlah sebuah benteng penghambat tapi batu loncatan untuk melangkah kedepan.
Dapat kita lihat secara langsung dari cara pendidikan yang ada di Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember. Di sini santri bukan hanya dibekali ilmu agama tapi juga pendidikan formal dan life skill. Perpaduan ini membuat santri memiliki pengetahuan yang luas, kreatifitas yang tinggi dan mandiri, sehingga mereka memiliki peluang besar diberbagai bidang.
Kreativitas santri tumbuh dari adanya keterbatasan. Hidup seadanya di pesantren membuat mereka terbiasa menemukan solusi dan inisiatif. Jika diberi ruang, entah lewat pendidikan, pekerjaan ataupun peran, mereka bisa menjadi tokoh berpengaruh dimasyarakat.
Itulah mengapa sebaiknya pemerintah dan masyarakat memberi lebih banyak kesempatan untuk santri. Mereka merupakan calon pemimpin masa depan. Dengan adanya dukungan, dapat dibuktikan bahwa mereka mempunyai peran penting dalam kemajuan bangsa.
Akhirnya, mari kita sama-sama berdoa untuk semua santri agar selalu diberi semangat dalam belajar dan keberanian untuk terus bermimpi. Semoga Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember ini selalu diberi ridho oleh Allah SWT untuk terus melahirkan generasi yang bukan hanya paham agama saja, tapi juga membawa perubahan nyata bagi bangsa dan negara. (Ns/Qr)








