Home Terkini Dari Pesantren untuk Negeri: Menumbuhkan Generasi Tanggap, Tanggon, Trengginas

Dari Pesantren untuk Negeri: Menumbuhkan Generasi Tanggap, Tanggon, Trengginas

0
631

Jember- Setiap generasi memiliki tantangan tersendiri. Di zaman modern ini, perkembangan arus teknologi melejit begitu cepat, membawa dampak hampir ke seluruh aspek kehidupan. Di satu sisi, perubahan ini membawa peluang besar untuk berkembang. Sedangkan, disisi lain dapat meruntuhkan nilai-nilai spiritual dan moral jika tidak ditanggapi dengan bijak. Karena itu, pendidikan pesantren modern hadir bukan hanya untuk mengajarkan ilmu agama, tapi juga mendidik santri akan keseimbangan ilmu, iman dan ketrampilan untuk menghadapi ancaman zaman.

Tanggap Tangggon Trengginas. Merupakan sebuah falsafah Jawa yang bukan hanya warisan budaya, tapi sangat relevan dengan nilai-nilai islam akan keseimbangan hidup. Sebagai penerus bangsa, santri harus memiliki 3 sifat utama: tanggap (peka dan dapat membaca situasi), tanggon (tangguh), dan trengginas (lincah dan gesit). Nilai ini membuat santri lebih siap dan sigap untuk menghadapi permasalahan di kehidupan modern tanda menghilangkan jati diri seorang muslim.

Santri yang menanamkan sifat tanggap pada dirinya akan mudah memahami ilmu, peka akan sekitar dan dapat mengambil keputusan dengan bijak. Sebagaimana yang difirmankan Allah SWT:

Baca Juga :  Peran Serta Ekstrakurikuler Dalam Proses Pendidikan

….فَاعْتَبِرُوْا یٰۤاُولِی الْاَبْصَارِ

Artinya:
“Maka ambilah pelajaran, wahai orang-orang yang mempunyai pandangan” (QS. Al-Hasyr: 2)

Ada pula santri yang tanggon adalah ia yang kuat akidahnya, tidak mudah goyah akan godaan dunia, dan berprinsip tegas dalam kebenaran. Rasulullah bersabda:

الْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ خَيْرٌ وَأَحَبَّ إِلَى اللّٰهِ مِنَ الْمُؤْمِن الضَّعِيْفِ

Artinya:
“Mukmin yang kuat itu lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada mukmin yang lemah” (HR. Muslim)

Sementara itu, sifat trengginas mampu membuat santri sehat jasmani dan memiliki semangat juang yang tinggi. Pesantren melatih kedisiplinan, olah raga serta ketrampilan santri-santrinya. Dengan adanya sikap ini dalam jiwa, mereka tidak mudah menyerah dalam menghadapi rintangan. Santri tumbuh menjadi pribadi yang optimis dan siap berkarya di tengah-tengah masyarakat.

Jika ketiga sifat ini dipadukan, akan terbentuklah santri yang memiliki kepekaan akan intelektual, ketangguhan dalam spiritual, serta kuat fisiknya.
Inilah yang membuat pesantren khususnya Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember bukan hanya sebagai tempat menimba ilmu tapi juga sarana pembentukan karakter. Tanggap Tanggon Trengginas mampu mencetak generasi santri yang menjaga agama dan berkontribusi dalam kemajuan bangsa.

Baca Juga :  PORSENI: Bakat Terasah, Kualitas Ukhuwah Islamiyah pun Terjaga

Kesimpulannya, santri yang tanggap akan bijak membaca situasi, yang Tanggon akan teguh dalam berprinsip, yang trengginas akan tangguh dalam berkarya. Tiga sifat ini selaras dengan tujuan pendidikan islam, yakni melahirkan generasi penerus bangsa yang memiliki kesimbangan antara ilmu, iman dan amal. Semoga para santri dapat menanamkan nilai leluhur ini agar menjadi penerus yang berakhlak mulia, berintelektual tinggi, dan siap menghadapi segala tantangan di zaman ini. (Ns/Qr)

PENDAFTARAN SANTRI BARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here