Jember- Ribuan santri dan guru memadati lapangan hijau Balai Pendidikan Pondok Pesantren Baitul Arqom Balung Jember pada Sabtu, 17 Agustus 2024 untuk melaksanakan upacara Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-79. Agenda yang selalu diselenggarakan setiap tahun ini menjadi muhasabah dan renungan akan perjuangan para pendahulu yang telah gugur memperjuangkan kemerdekaan.
Dalam pidatonya, Bapak Pimpinan Pondok, Al-Ustadz KH. Izzat Fahd, M.Pd.I menegaskan bahwa kemerdekaan ini harus terus dipertahankan. Sebagai generasi muda pantang untuk mundur, terus bergerak maju membawa perubahan positif.
“Perubahan merupakan sesuatu yang kekal dan itu merupakan sunnatullah. Siapapun yang tidak bisa mengikuti perubahan. Maka tinggalkan. Sekarang adalah masa untuk berfikir bagaima kita bisa hidup. Ketika kita mengajak seseorang untuk maju dan ternyata yang bersangkutan tidak berkehendak, tingalkan. Jika tidak ingin maju, janganlah mengganggu kemajuan! Jadilah nahkoda tangguh yang bisa menjalankan amanah-amanah perjuangan!,” tutur KH. Izzat Fahd, M.Pd.I.
Apakah lantas bagi kita dengan duduk dan diam saja bangsa ini mengalami kemajuan dari segala sisi? Khususnya segi perekonomian. Jawabannya adalah tidak. Pasalnya kita harus meningkatkan segala usaha untuk meningkatkan pertahanan negara. Apakah kita harus mengangkat bambu runcing layaknya para pejuang terdahulu untuk mempertahankan kemerdekaan? Apa usaha yang harus kita lakukan? Mari simak penuturan berikut ini!
1.Mencintai Produk Lokal
Salah satu kendala yang dialami bumi pertiwi ini adalah para penduduk yang lebih mencintai produk impor. Padahal tidak sedikit produk lokal yang tidak kalah berkualitas. Bahkan melebihi produk impor. Maka, marilah kita mencintai produk-produk Indonesia.
2. Mengembangkan Kesenian Budaya dan Kearifan Lokal
Indonesia memiliki kesenian, budaya dan kearifan yang sangat banyak. Dimulai dari Sabang sampai Merauke. Terdapat budaya yang beraneka ragam dengan ciri khas masing-masing daerah. Dengan adanya keunikan tersebut wajib bagi kita untuk melestarikannya agar tidak punah. Bahkan diakui sisi oleh pihak lain.
3. Tidak Melupakan Sejarah Indonesia
Sesuai dengan pidato Ir. Soekarno yaitu “Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah”. Meskipun sejarah mempelajari suatu hal yang berkaitan dengan masa lalu. Akan tetapi dengan mengenalinya justru dapat menambah nilai-nilai positif kehidupan.
4. Bersikap Toleran Terhadap Sesama
Berdasarkan semboyan Bangsa Indonesia yaitu Bhineka Tunggal Ika. Bangsa ini mempunyai banyak suku, ras dan agama. Dengan adanya keragaman tersebut sikap toleran sangatlah dibutuhkan. Pasalnya jika tidak bertoleransi antar sesama maka akan memecah belah persatuan dan kesatuan.
5. Semangat Belajar
Melalui pendidikan SDM (Sumber Daya Manusia) di negeri ini dapat mengalami kemajuan. Banyak terdapat bukti bahwa pendidikan dapat memutus rantai kemiskinan. Hal ini dikaarena mayoritas penduduk Indonesia semakin berkualitas. Sehingga dapat mengolah SDA (Sumber Daya Alam) tanpa adanya campur tangan pihak asing.
Itulah beberapa yang dapat kita lakukan untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia di masa depan. Semoga kita semua mampu menjadi nahkoda kapal kehidupan yang tangguh demi meneruskan amanah-amanah perjuangan sebagaimana yang disampaikan oleh Bapak Pimpinan Pondok Pesantren Baitul Arqom, Al-Ustadz KH. Izzat Fahd, M.Pd.I.









