Upacara Pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Santri, Warnai Awal Tahun Kegiatan Santri

0
890

Balung – Tiada hari tanpa prestasi, tiada prestasi tanpa sportivitas tinggi. Layaknya motto tersebut harus selalu terpatri dalam setiap benak para santri. Ini diungkapkan pondok dalam rangka mengawali seluruh kegiatan di luar belajar mengajar. Dalam hal ini, olahraga dan seni juga merupakan kegiatan wajib yang berguna untuk mendidik santri untuk selalu melatih intuisi dan menyehatkan jasmani.

Pengibaran Bendera PORSENI.

Upacara Pembukaan PORSENI ini dihadiri ratusan santri. Tak hanya santri dan santriwati baru,  seluruh santri dan santriwati lama pun memeriahkan acara tersebut. Agenda ini diadakan di lapangan hijau Pondok Pesantren Baitul Arqom Balung. Tak lupa guru-guru turut hadir turut menyertai acara yang dimulai tepat pasca kegiatan lari pagi santri dan santriwati, yakni pukul 06.30 WIB.

Diawali dengan pidato oleh Bapak Pengasuh dan Pimpinan Pondok Pesantren Baitul Arqom Balung, KH. Masykur Abdul Mu’id LML . Beliau berpesan kepada seluruh santri dan satriwati untuk ikut andil dan bergembira dengan kegiatan-kegiatan pondok, semua wajib berperan aktif menjadi peserta maupun pendukung acara, supaya hal-hal yang mendukung untuk berbuat negatif segera terhindarkan, karena olahraga dan seni merupakan kegiatan menarik untuk terus bisa melakukan kegiatan positif. Selain itu, kegiatan ini juga sangat berpengaruh terhadap keseimbangan potensi anak dalam hal belajar.

Suasana Keakraban Pimpinan Pondok dengan Peserta Penampilan.

Diakhir pesannya, Pimpinan Pondok menyampaikan bahwa pendidikan di pondok ini bermacam-macam isinya. Tentunya kegiatan belajar mengajar menjadi yang utama. Diluar itu, ada pula kegiatan organisasi, kepemimpinan, kepanduan, ekstrakurikuler, olahraga dan seni. Untuk olahraga dan seni, pondok mendidik dengan nuansa yang berbeda; yakni, pendidikan olahraga dan seni di sini tidak menekankan kufu kedaerahan, golongan, dan fanatisme. Sebagaimana banyak sekali terlihat di luar sana, olahraga selalu menjadi sebuah kekhawatiran, karena selalu menjadi perpecahan antar golongan. Seni di pondok juga sangat berbeda. Pondok mendidik bahwa seni adalah keindahan, indah dalam nuansa yang sangat islami, mengerti etika, tata krama, sopan santun dan adab budaya. Jadi bukanlah mengekploitasi seni untuk hiburan semata. Singkat dan padat pesan beliau.

Selanjutnya, pasca pidato pembukaan, beliau maju kedepan untuk membuka kegiatan secara resmi. Ditandai dengan pelepasan balon udara, kemudian diikuti oleh gemuruh takbir berkumandang oleh ratusan santri. Maka secara resmi perhelatan Pekan Olahraga dan Seni Santri dibuka.

Penampilan Persatuan Silat Pondok Pesantren Baitul Arqom (PERSIBA)

Hadir pula penampilan-penampilan menarik oleh club-club ekstrakurikuler santri. Tampil untuk memeriahkan upacara pembukaan PORSENI. Mulai dari Persatuan Silat Baitul Arqom (PERSIBA), GYMNASTIC, BFC, serta penampilan kolaborasi para santri untuk mendukung dan memeriahkan acara pembukaan PORSENI. (Admin)

Comments