Tata Boga: Dari Kreasi Memasak Menjadi Peluang Usaha Kuliner

0
80

Jember- Pasti kalian sudah tidak asing lagi dengan yang namanya tata boga. Ya, tata boga adalah bidang yang berkaitan dengan cara mengolah dan menyajikan makanan. Tak lupa juga, tata boga tidak hanya belajar secara teori, tapi langsung mempraktikkannya di lapangan.

Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember sebagai pusat pendidikan Islam tidak hanya berperan memperdalam ilmu agama tetapi juga mengasah minat dan bakat santri-santrinya, salah satunya yaitu ranah tata boga. Kemampuan santri di dunia memasak dapat dikembangkan dan lebih diarahkan melalui kegiatan yang ada di sana, yakni kegiatan pengembangan minat dan bakat tentunya di bidang tata boga.

Setiap hari rabu santri yang memiliki minat dan bakat di bidang tata boga akan berkumpul di gedung auditorium KH. Masykur Abdul Mu’id, L.M.L dengan berbagai fasilitas yang telah disediakan mereka meracik makanan yang sehat dan pastinya juga lezat. Banyak sekali resep-resep masakan yang sudah pernah mereka coba, contohnya risol mayo, mie ayam, cilok, es capcin, es kuwut, dll.

Baca Juga :  Pelantikan Pengurus Rayon OSBA 2018

Lewat tata boga, santri tidak hanya sekedar tahu bagaimana cara mengolah bahan makanan menjadi hidangan yang enak. Tetapi mereka dapat belajar banyak hal seperti melatih kerapian, kebersihan, kesabaran, kedisiplinan bahkan kebersamaan.

Santri yang mempunyai potensi di bidang memasak biasanya terlihat dari ketelatenannya ketika sedang menyajikan makanan, kreatif dalam menciptakan masakan yang unik dan menarik, hingga memiliki antusias tinggi dalam mencoba resep yang baru.

Oleh sebab itu, kemampuan ini harus dikembangkan lagi sehingga bisa dijadikan bekal di masa depan. Santri yang ahli di dunia memasak berpeluang besar membuka usaha kulineran seusai menimba ilmu di pesantren baik dalam bentuk warung, cafe, restoran, maupun cateringan.

Harapannya, kegiatan tata boga bisa menjadi bekal untuk kehidupan santri ketika kembali ke masyarakat, sehingga santri tidak hanya siap menjadi guru agama tapi juga mampu menjadi penguasaha hebat yang mempunyai lapangan kerja yang luas dan dapat membawa manfaat bagi orang sekitarnya. Dengan begitu, Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember mampu melahirkan santri yang berilmu, berakhlak mulia, kreatif, mandiri dan berpeluang menjadi seorang pengusaha. (Al/Qr)

Baca Juga :  Peringatan Hari Santri, Tak Halangi Santri untuk Tetap Menuntut Ilmu
PENDAFTARAN SANTRI BARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here