Pelantikan JMK dan JMQ: Wujud Ketahanan Iptek dan Imtaq Gen-Z

0
259

Jember- Kamis, 30 Oktober 3025 menjadi hari yang penuh semangat di Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember. Seluruh santriwati memadati auditorium KH. Masykur Abdul Mu’id, L.M.L dalam acara Pelantikan JMK dan JMQ sekaligus penutupan kegiatan muhadloroh di semester ini. Momen ini bukan sekedar seremonial, tetapi simbol lahirnya generasi baru santri yang siap menjadi penyeru kebaikan dan penjaga kemuliaan Al-Qur’an.

JMK (Jam’iyyatul Khitobah) dikenal sebagai wadah bagi para santri yang memilih jiwa singa podium. Melalui kegiatan khitobah, mereka ditempa untuk tampil percaya diri, menyampaikan pesan dakwah dengan tutur kata yang santun, isi yang bermakna, dan gaya yang menginspirasi. Dari podium inilah lahir calon-calon pemimpin umat yang siap berbicara dengan hati dan berdakwah dengan hikmah.

Sedangkan, JMQ merupakan Jam’iyyatul Qurro’, yaitu santri pilihan yang menjadi pemimpin mengaji di masjid. Mereka adalah sosok yang menjaga keindahan lantunan ayat dan menumbuhkan kecintaan terhadap al-Qur’an di lingkungan pesantren. Suara mereka bukan sekedar bacaan, melainkan seruan spiritual yang menenangkan jiwa dan menghidupkan suasana ibadah.

Baca Juga :  Wali Kelas Santri Baru Agendakan Ta’hil Setiap Ahad

Keduanya menjadi pilar penting dalam pembinaan santri di Baitul Arqom Jember. Sebagaimana firman Allah dalam surat An-Nahl: 125

…اُدْعُ اِلٰى سَبِيْلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِيْ هِيَ اَحْسَنُ

“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik, dan bantailah mereka dengan cara yang lebih baik…”

Ayat ini menjadi dasar pergerakan JMK dan JMQ- bahwa dakwah dan pendidikan harus berjalan seimbang, dengan ilmu yang benar, akhlak yang lembut, dan semangat yang tulus.

Pelantikan di auditorium berjalan dengan khidmat dan meriah. Seluruh anggota JMK dan JMQ mengucap ikrar, siap memikul amanah dengan tanggung jawab dan keikhlasan. Sorak semangat para santri menggema, menjadi bukti bahwa kaderisasi di pesantren terus tumbuh.

Tujuan utama dengan adanya JMK dan JMQ adalah mencetak generasi santri yang mampu berbicara lantang di podium dan fasih melantunkan ayat-ayat al-qur’an. Melalui keduanya, pondok berusaha menyeimbangkan potensi intelektual dan spiritual santri- membentuk pribadi yang komunikatif, religius, dan siap menjadi teladan bagi umat.

Baca Juga :  Ucapan Ribuan Terima Kasih Bupati dr. Faida Atas Fasilitas Agenda Pertemuan Bupati Dengan Warga Jember

Penutupan muhadloroh kali ini menjadi puncak pembelajaran dari perjalanan panjang para santri. Dari latihan yang melelahkan hingga tampil di depan umum, semuanya menjadi bagian dari proses menuju kedewasaan berfikir dan berakhlak. Auditorium malam itu bukan hanya menjadi tempat pelantikan, melainkan panggung lahirnya semangat baru dai muda Baitul Arqom Jember.

Dari podium hingga mimbar, dari tilawah hingga khitobah, cahaya dakwah terus bersinar dari Baitul Arqom Jember. JMK dan JMQ merupakan simbol bahwa pesantren ini terus melahirkan generasi penyeru kebaikan- yang berbicara dengan ilmu, berjuang dengan hati, dan berdiri tegak di jalan dakwah. (Ns/Qr)

PENDAFTARAN SANTRI BARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here