Menjelang Pekan Perkenalan Pondok Pesantren Baitul Arqom Balung Jember

0
699

Balung – Beberapa falsafah – falsafah pondok yang penting untuk kita telaah kembali, baik sebagai guru, santri, alumni, wali santri dan masyarakat.

Jangan seperti orang buta meraba gajah, jangan seperti kera makan manggis, jangan seperti anak buah columbus yang kurang percaya, jangan hanya mengambil cabainya saja atau garamnya dalam mencoba masakan, jangan seperti orang yang belum pernah melihat kereta api, teriak-teriak ketika api sedang langsir (berundur), jangan seperti orang hanya melihat hutan yang tertutup oleh satu pohon.

Berikut petikan-petikan kata di atas, sudah sangat sering sekali pondok tanamkan kepada santri-santrinya, baik yang akan menjadi santri maupun yang sudah bertahun-tahun menjadi santri, lebih dari itu juga ditekankan kepada para alumninya, wali santri dan masyarakat.

Penggalan-penggalan kalimat di awal tadi, adalah upaya penekanan kepada setiap element untuk lebih kenal, akrab, dan memahami bagaimana pondok berdiri, mendidikan dan berjuang dari segala sisi. Pondok dengan segala dinamikanya sangat menarik banyak perhatian, tak ayal banyak sekali dari berbagai kalangan, organisasi dan kedaerahan datang silih berganti disambut dan menyambut pondok. Maka dengan ini Pondok sudah berikrar bahwa Pondok Pesantren Baitul Arqom Balung Jember Berdiri diatas dan untuk Semua Golongan.

Semua bentuk kolonialisme dan keningratan dihapus di pondok pesantren, karena pondok berdiri untuk mewadahi segala bentuk kasta yang ada di masyarakat. Siapa saja berhak untuk datang dan masuk ke dalam pondok untuk menerima pengajaran dan pendidikan, namun siapa saja juga akan terpental jika tidak bisa mengerti dan memahami bagaimana esensi pengajaran dan pendidikan pondok. Olehnya hal ini terpatri sangat tajam dalam setiap kegiatan bahwa apa yang dilihat, didengar dan dirasakan adalah pendidikan.

Sejak pondok berdiri, semuanya serba mandiri, tanpa ada bantuan dari siapa saja, namun tidak berarti menolak bantuan dari siapa saja, atas segala izin Allah swt, pondok tetap selalu dibantu karena kepercayaan dan kemandiriannya. Maka dengan ini pondok selalu berwasiat kepada santri, alumni, wali santri dan masyarakat, bahwa Pondok Pesantren Baitul Arqon Balung Jember Perlu Dibantu Dibela dan Diperjuangkan.

Akan ada banyak kegiatan-kegiatan menjelang pekan perkenalan di Pondok Pesantren Baitul Arqom Balung Jember, diawali dengan upacara Apel Tahunan, lalu dengan Kuliah Umum Khutbatul Arsy, PORSENI (Pekan Olaharga dan Seni), ARENA GEMBIRA, Kursus-kursus singkat bagi santri baru, jalan santai dan segala bentuk kegiatan lainnya.

Dengan ini, diharapkan semua siapa saja, baik yang baru maupun yang sudha lama menjadi keluarga pondok mengerti kembali bagaimana pondok ini mengajar, mendidik dan berjuang. Amin. (Admin)

Comments