Syaikh Prof. Dr. Muhammad Rajab Dieb: “Bawalah Ruh Pesantren Kemanapun Kamu Pergi!”

    0
    302

    Jember- Kedatangan Syaikh Prof. Dr. Muhammad Rajab Dieb, ketua Ulama Sufi dunia sekaligus penasehat presiden Republik syiria, menjadi momen bersejarah bagi Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember. Beliau datang bersama dua putra beliau, Syaikh Dr. Umar Rajab Dieb dan Syaikh Ameer Rajab Dieb, sehingga kehadiran rombongan ini semakin menguatkan makna keilmuan serta keberkahan acara.

    Tepat pada pukul 13.00 WIB, para Syaikh disambut oleh santri-santri kemudian ramah tamah di depan kediaman KH. Masykur Abdul Mu’id, L.M.L. Setelah itu, agenda dilanjutkan dengan peletakan batu pertama gedung baru dan peresmian Masjid Jami’ melalui prosesi gunting pita, do’a, pembacaan ayat suci, hingga penandatanganan prasasti.

    Pada saat tausiah, Syaikh Prof. Dr. Muhammad Rajab Dieb menyampaikan nasihat yang menjadi inti kunjungan. Beliau mengungkapkan bahwa nama Baitul Arqom selalu membangkitkan getaran sejarah. Rumah Arqom bin Abi Arqom adalah pusat dakwah pertama Rasulullah SAW, tempat para sahabat seperti Abu Bakar, Umar, dan tokoh-tokoh besar ditempa.

    Beliau menegaskan bahwa seluruh santri memikul amanah besar, karena sesungguhnya mereka belajar di lembaga yang membawa nama sejarah mulia. Ilmu yang dipelajari harus disertai pengabdian, dakwah tidak berhenti di ruang kelas, tetapi harus dibawa ke masa depan umat. Para dewan guru pun beliau do’akan agar diberi kekuatan untuk melahirkan generasi penerus perjuangan Rasulullah.

    Baca Juga :  Upacara Peringatan Detik - Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia

    Syaikh Prof. Dr. Muhammad Rajab Dieb mengingatkan bahwa ketika santri lulus, mereka harus tetap membawa ruh pesantren. “Kalian harus lulus di pesantren ini, bukan dari pesantren ini,” tegasnya. Beliau berwasiat agar setiap santri menumbuhkan cita-cita besar. “Ucapkan dalam hati kalian: aku ingin menjadi pendakwah hingga Australia, bahkan ke tempat terpencil sekalipun. Itulah risalah Arqom.”

    Beliau menutup dengan pesan bahwa siapa yang mewakafkan dirinya untuk agama Allah, maka dunia akan tunduk kepadanya. Syaikh mengutip firman Allah yang berbunyi:

    يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا ٱذْكُرُوا ٱللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا

    Artinya: Hai orang-orang yang beriman, berzdikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya. (Q.S. Al-Ahzab: 41)

    Harapannya, kunjungan para masyaikh ini menjadi dorongan bagi Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember untuk terus melahirkan santri yang berilmu, beradab, dan siap membawa cahaya dakwah ke berbagai penjuru. (Al/Ns/Qr)

    PENDAFTARAN SANTRI BARU

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here