Home Terkini Amaliyah Tadris: Bangun Mental Santri Pendidik Sejati

Amaliyah Tadris: Bangun Mental Santri Pendidik Sejati

0
219

Jember- Kini, santri dan santriwati kelas 6 telah memasuki gerbang ujian. Hari itu, Sabtu (10/01/26) merupakan hari terakhir mereka mengikuti kegiatan belajar di kelas. Rangkaian ujian diawali dengan Amaliyah Tadris. Namun sebelumnya, seluruh santri/santriwati akhir diwajibkan mengikuti ujian pre-test di gedung Auditorium KH. Masykur Abdul Mu’id, L.M.L sebagai tahap awal untuk mengukur kesiapan dan mengevaluasi materi yang sudah dipelajari.

Tahukah kalian apa itu Amaliyah Tadris? Amaliyah Tadris merupakan praktik mengajar atau microteaching khas pesantren dengan menggunakan bahasa Arab atau Inggris. Dalam kegiatan ini, yang diuji bukan hanya penguasaan materi, tetapi juga kesiapan mental dan keterampilan mengajar. Melalui Amaliyah Tadris, santri dilatih untuk menjadi pendidik profesional, mulai dari menyusun i’dad (RPP), memahami materi, hingga menguasai tahapan-tahapan pembelajaran di kelas.

Tepat pada Selasa (18/01/26) Amaliyah Tadris pertama dilaksanakan di gedung Auditorium KH. Masykur Abdul Mu’id, L.M.L dengan disaksikan oleh anggota kelas 2B, seluruh teman seperjuangan serta beberapa guru pembimbing yang mencatat kritik dan masukan untuk dibahas saat evaluasi. Setelahnya, Amaliyah Tadris akan dilanjutkan di ruang kelas bersama kelompok dan anggota kelas masing-masing.

Baca Juga :  Penataran Pengabdian 2023, Cetak Guru Profesional 

Maka wajar jika santri merasa gugup dan gerogi saat mendapat giliran Amaliyah Tadris, karena selain harus tampil di hadapan banyak orang, ia juga khawatir melakukan banyak kesalahan yang berujung pada her (mengulang).

Oleh sebab itu, sebelum melaksanakan Amaliyah Tadris, santri perlu mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin. Adapun tips sukses Amaliyah Tadris adalah sebagai berikut:

1. Kesiapan Teknis

a. Menyusun i’dad (RPP) dengan bahasa yang mudah dihafal dan dipahami oleh anggota.

b. Menyiapkan alat atau media sebagai wasilah agar santri lebih mudah memahami arti kosakata bahasa Arab atau Inggris yang diberikan.

c. Menguasai materi yang akan diajarkan.

2. Kesiapan Mental

a. Membangun kepercayaan diri dan menghilangkan rasa takut.

b. Menjaga sikap optimis dengan membayangkan semuanya akan berjalan lancar.

3. Simulasi

a. Membaca, membayangkan, serta menghafalkan tahapan sesuai dengan i’dad (RPP), lalu berlatih mandiri di depan cermin.

b. Berlatih bersama teman sekelompok, kemudian mengevaluasi kesalahan dan mengulanginya hingga tidak ada kekeliruan.

4. Menjalin hubungan baik dengan pembimbing

Baca Juga :  Pengabdian: Santri Bukan Sekedar Mengabdi

a. Menjalin komunikasi yang baik dengan pembimbing (musyrif) serta meminta arahan dan masukan.

Melalui Amaliyah Tadris, Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember diharapkan mampu melahirkan generasi pendidik yang kompeten, berakhlak mulia, serta siap mengabdikan ilmunya kepada masyarakat. Program ini tidak hanya membekali santri dengan kemampuan mengajar, tetapi juga membentuk mental, kedisiplinan, dan tanggung jawab sebagai calon guru yang profesional dan amanah. (Al/Qr)

PENDAFTARAN SANTRI BARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here