Warna-Warni Suasana Kedatangan Santri Setelah Liburan

0
359

Jember- Salah satu momentum yang sangat ditunggu santri, sekaligus diharapkan datangnya tidak segera pergi adalah liburan atau perpulangan santri. Hal ini sepertinya berlaku bagi semua santri di seluruh pondok pesantren, dimana mereka sudah membayangkan hari-hari saat perpulangan dan berharap pula agar hari-hari itu tidak lekas selesai. Namun, apabila hari libur menjadi sangat panjang mereka juga menjadi jenuh dan bosan. Sebab jiwa mereka sudah tertancap di pondok pesantren dan mereka berlibur hanya untuk menghilangkan rasa rindu dengan keluarga. Setelah rindu itu terobati, maka akan tergantikan oleh kejenuhan. Oleh karena itu, setiap setelah perpulangan santri, maka akan ada waktu kedatangan santri.

Pada hari Kamis tanggal 10 April 2025 Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember menyambut kedatangan santri dan santriwati setelah berakhirnya hari libur Ramadhan. Momentum ini dimulai dari pagi dan bertempat di sebelah barat gedung Auditorium KH. Masykur Abdul Mu’id, L.M.L. Akan tetapi apabila santriwati belum datang pada  pukul 08.00 WIB, maka akan ditetapkan terlambat. Dengan adanya ketentuan tersebut, para santri dan santriwati lebih semangat kembali ke pondok dengan tepat waktu.

Baca Juga :  Keseruan Lomba Melipat Baju dalam Rangka PORSENI

Sebelum pukul 08.00 WIB sebagian santri dan santriwati sudah memadati area sekitar gedung Auditorium KH. Masykur Abdul Mu’id, L.M.L. Kedatangan ini menggunakan sistem drop parkir, dimana kendaraan diparkirkan terlebih dahulu, kemudian santri melakukan absen wajib di setiap stand pengurus kelas masing-masing. Setelah proses absensi berjalan dengan lancar, maka dilanjutkan proses pengecekan barang. 

Seluruh barang bawaan santri diperiksa, sehingga tidak ada barang elektronik, make up berlebihan, dan lain-lain yang dibawa santri dan santriwati. Dengan demikian proses belajar dan mengajar tidak akan terganggu. Selanjutnya, para santri memasuki kamar masing-masing dan dilakukan pembersihan bersama. Dengan demikian, rindu santri dengan teman-temannya dapat terobati dengan kegiatan tersebut. 

Kedatangan santri dan santriwati ini diwarnai dengan wajah ceria dan rindu. Sebab setelah melewati libur Ramadhan, pastinya mereka rindu dengan teman, ustadz maupun ustadzah dan juga suasana pondok pesantren. Dengan demikian setelah bertemu dengan teman-temannya mereka bahagia dan saling bertukar cerita. Berbagai cerita dikisahkan oleh mereka, dari senang, sedih, duka dan harmonis. 

Baca Juga :  Pondok Selenggarakan Silaturahmi Akbar bersama Jenderal Polisi (Purn.) Drs. H. Badrodin Haiti

Sebaliknya, suasana sedih dan haru pun juga ikut mewarnai kedatangan mereka. Pasalnya, seluruh santri dan santriwati harus berpisah kembali dengan orang tua masing-masing. Namun, tidak ada yang perlu dikhawatirkan, seluruh duka itu terobati dengan rindu yang terpendam dengan kawan. Oleh karena itu, rasa sedih itu menjadi sirna. 

Meskipun beberapa dari mereka merasa sedikit berat untuk kembali ke pondok. Namun, percayalah seberat dan sejauh kaki melangkah apabila didasari oleh niat lillahita’ala, maka akan menjadi ringan. Harapannya dengan kembalinya santri dan santriwati akan tercipta semangat baru dan tekat yang kuat. Rb/*

PENDAFTARAN SANTRI BARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here