Staff Dapur Bangkitkan Energi Para Santriwati

0
442

Balung, Staff dapur bertugas dan beramanah untuk membangun energi para santriwati, demikianpun ustadzah. Energi tersebut menjadi kebutuhan untuk bertahan hidup. Ya, makan. Makan juga termasuk ciri makhluk hidup. Jika makhluk hidup tidak makan, maka mereka akan mati.

Walaupun sudah dibantu oleh pembantu yang telah dibayar, tetap tak mudah menjalankan amanah tersebut. Staff dapur harus bangun pagi-pagi sekali untuk belanja kebutuhan memasak. Mengapa bukan pembantu sa yang belanja? Karena sekaligus mengatur keuangan, mencatat berapa saja perbandingan pengeluaran hari ini dan esok. Sudah seperti ibu rumah tangga saja. Dengan demikian, keuangan pondok teratur.

Dengan masakan yang dibuat untuk 400 santriwati, 30 ustadzah pengabdian dan bahkan ditambah lagi dengan para guru senior yang juga membutuhkan energi untuk mengajar, yang dihidangkan ketika pagi hari. Lelah dan capek sudah mereka lalui, akan tetapi demi ketaatan mereka terhadap Pondok dan sebagai bentuk menjalankan amanah, mereka tetap bersemangat, menghibur diri mereka dengan bersenda gurau ketika masak bersama. Mereka berharap tak ada santriwati yang meronta-ronta kelaparan, sehingga tak kuasa membangun semangat belajar. am

Comments