Home Terkini Prof. Dr. Maryam Ait Ahmed: Saat Cendekiawan Dunia Menyapa Santri

Prof. Dr. Maryam Ait Ahmed: Saat Cendekiawan Dunia Menyapa Santri

0
469
Prof. Dr. Maryam Ait dari Universitas Ibn Thufail Maroko

Jember- Pada hari Rabu tanggal 14 Mei 2025 Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember mengadakan kegiatan Muhadhoroh Akbar, yang bertempat di Masjid Pondok Putra. Dalam acara istimewa ini, Prof. Mariam Ait Ahmed, guru besar di Universitas Ibnu Thufail Maroko dan ketua Perhimpunan Persaudaraan Maroko-Indonesia sebagai narasumber. Tak hanya itu, kegiatan ini dihadiri oleh seluruh seluruh santri dan santriwati serta asatidz dan asatidzah. 

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang muhadhoroh akbar biasa, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat jejaring akademik Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember. Pada pukul 14.30 WIB, Prof. Dr. Mariam Ait Ahmed tiba di Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember. Kedatangan ini disambut meriah oleh para santri dan santriwati. Sebelum memasuki kawasan pesantren, beliau disambut oleh para santriwati yang telah baris rapi. Kemudian, pada saat memasuki masjid sebagai lokasi utama, beliau disambut dengan tim hadroh santri Madrasatul Mu’allimin Al-Islamiyah

Salah satu agenda penting dalam acara ini adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember dengan Prof. Dr. Mariam Ait Ahmed. MoU ini mencakup kerja sama dalam pengembangan akademik, riset bersama, penguatan jurnal ilmiah, serta pertukaran gagasan dalam bidang keilmuan Islam dan pendidikan tinggi. Tak hanya itu, penandatanganan ini juga menjadi simbol komitmen kedua belah pihak dalam membangun kolaborasi jangka panjang yang saling menguatkan dan memperluas jejaring akademik internasional Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember. 

Baca Juga :  Kursus Sore: “Study Harder is the Key of Success”

Dalam paparannya Prof. Dr. Mariam Ait  Ahmed menyampaikan bahwa hubungan antara Maroko dan Indonesia sudah lama terjalin dengan baik. Bahkan sejak beberapa abad silam. Hal ini dibuktikan dengan adanya keturunan Maroko di antara raja-raja kerajaan Islam, seperti kerajaan Samudera Pasai dan kerajaan Sumenep Madura. Apalagi menurut sejarah,  masuknya ajaran Islam ke Indonesia dipelopori oleh beberapa orang Maroko yang berjihad dan berdakwah di Indonesia. Seperti Imam Maulana Malik Ibrahim Al-Maghribi (Sunan Gresik), salah satu dari walisongo yang memperkenalkan Islam ke Indonesia dan Ketua Perwakilan Tinggi untuk Perlawanan imperialisme dan pahlawan kemerdekaan, Dr. Musthafa Al-kathiri juga merujuk pada peran peradaban Ibnu Battuta di Indonesia.

Kemudian, komponen konstruksi peradaban tidak lepas dari upaya pengembangan diri dan integrasi ilmu pengetahuan. Selain itu, asumsi bahwa ilmu-ilmu agama hanya terbatas pada wacana hukum yang berkaitan dengan halal dan haram adalah tidak benar, melainkan sangat luas dan mencakup segala sesuatu yang bermanfaat bagi setiap manusia. Selanjutnya, keunggulan integrasi pengetahuan Islam sudah dimulai sejak zaman dahulu, ketika para ulama menggunakan berbagai sudut pandang ilmu dalam melihat berbagai permasalahan, baik yang bersifat duniawi maupun yang ukhrawi. 

Baca Juga :  Lomba Nasyid Pondok Putra, Sebuah Seni Berdakwah yang Asyik

Tak hanya itu, beliau juga menyampaikan bahwa dengan semangat dan usaha yang besar dapat mengantarkan para santri dan santriwati untuk menuju jenjang Internasional. Beliau juga berharap agar seluruh santri dan santriwati Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember dapat menuju kancah Internasional, khususnya Maroko. Beliau juga memaparkan betapa pentingnya menuntut ilmu, sehingga menjadi pribadi yang menjaga, menghargai dan mengamalkannya. Sebab, ilmu bukan hanya sekedar pengetahuan. Namun, lebih dari itu, ilmu merupakan amanah yang harus dipertahankan dengan kesungguhan dan keteladanan.

Tak lupa, acara tersebut diakhiri dengan penyerahan cinderamata oleh Ustadzah Hj. Sofya Mardiah sebagai simbolis. Kemudian, melakukan foto bersama para asatidz dan asatidzah serta santri dan santriwati. Kunjungan ini merupakan salah satu bentuk kesyukuran Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember. Pasalnya dengan adanya hal ini, harapannya dapat meningkatkan motivasi dan semangat juang para santri dan santriwati menuju jenjang Internasional. (Rb)

 

PENDAFTARAN SANTRI BARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here