Ponpes Baitul Arqom Balung Wakili Jawa Timur Raimuna go Jambi

0
258

BalungSuatu kehormatan bagi Pondok Pesantren Baitul Arqom dapat mewakili jember mengikuti Lomba Pramuka Tingkat Nasional di Sidoarjo pada tanggal 24 Agustus 2018. Atas berkat kegigihan, semangat dan kesungguhan para santriwati serta dengan rahmat Allah Yang Maha Kuasa, Alhamdulillah kini Baitul Arqom telah menempati posisi sebagai pemenang. Hal ini juga berarti bahwa kontngen pondok dapat mewakili Jawa Timur pada Raimuna tingkat nasional di Jambi tanggal 28 Oktober 2018 mendatang.

Prestasi ini bukan berarti sudah menjadi yang terbaik, tapi kemenangan ini adalah bentuk proses belajar yang harus terus dipertahankan sebagai ikhtiar untuk pondok, bangsa, dan negara. “Kami selalu berharap untuk melakukan yang terbaik demi nama baik pondok, bangsa dan negara,” tutur salah satu santriwati yang juga sebagai peserta.

Acara berlangsung dengan pendirian tenda yang kemudian dilanjutkan dengan upacara pembukaan. Sekian waktu setelah upacara difungsikan untuk istirahat hingga pukul 19.00 yang diawali dengan lomba drama islami (gelombang 1) dan dilanjutkan istirahat. Pagi harinya diadakan senam dan disambung dengan kegiatan seminar narkoba. Diantara lomba-lomba yang lain adalah sebagai berikut: lomba pioneering, kuliner nusantara, teknologi tepat guna, film pendek santri, Asean scentro dan drama islami (gelombang 2). Ada upacara pembukaan maka ada pula upacara penutupan yang sekaligus dijadikan moment pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah. Hilir pengumuman berlangsung, Alhamdulillah Pondok Pesantren Baitul Arqom menempati Juara 3 tingkat provinsi yang berarti lolos dan menjadi kontingen yang berangkat ke Jambi pada tanggal 27 Oktober 2018. Lomba-lomba yang berhasil dijuarai Pondok Pesantren Baitul Arqom adalah: juara 1 lomba Asean Scentro, juara 2 lomba film pendek santri, juara 3 lomba kuliner nusantara dan Juara harapan lomba pioneering. Kami semua sangat berharap Raimuna go Jambi ini dapat membuahkan hasil yang memuaskan sebagai nama baik Pondok, Bangsa dan Negara.

Comments