Home Galeri Panggung Gembira: Integrasi Kekayaan Intelektual, Spiritual dan Kreativitas Santri

Panggung Gembira: Integrasi Kekayaan Intelektual, Spiritual dan Kreativitas Santri

0
363

Jember- Malam itu, tepatnya pada hari kamis tanggal 28 Agustus 2025, Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember kembali menggelar acara tahunan yang sangat spektakuler, yaitu pagelaran seni akbar panggung gembira (PG) di Gedung Auditorium KH. Masykur Abdul Mu’id, L.M.L. yang diatur oleh para panitia dari kelas 5 dan 6 Madrasatul Mua’allimat Al-islamiyyah. Acara tersebut bukan hanya sekedar hiburan semata, tetapi menjadi wadah menyikapi cita minat dan bakat, seni dan budaya menyatukan rasa, serta menjalin silaturahmi yang indah nan mesra.

Pertunjukan kali ini berlangsung sangat meriah, dengan mengusung pada tema “Harta dari rahim ibu Pertiwi” sebagai gambaran kekayaaan alam milik Indonesia, pemberian dari Allah SWT yang telah menjadi warisan dan perlu untuk dilestarikan.

Dari tema ini, santriwati ingin memberikan pesan bahwa kekayaan alam Indonesia bukan hanya untuk dinikmati, tapi juga dijaga. Tanah yang subur, hasil laut yang melimpah, budaya yang beraneka ragam merupakan harta yang lahir dari rahim ibu pertiwi. Semua itu tidak hadir begitu saja, melainkan sebuah anugerah yang harus dijaga dan dilestarikan.

Baca Juga :  PARADE NUSANTARA: Kreativitas Santriwati yang Tanpa Batas

Dalam sambutannya, Bapak Pimpinan Pondok, Al-Ustadz KH. Izzat Fahd, M.Pd.I menyampaikan “Media apapun yang menumbuhkan rasa percaya diri santri, selama dalam koridor pendidikan, harus didukung sepenuhnya”. Panggung Gembira merupakan salah satu media pendidikan tersebut. Dari acara ini, santriwati tidak hanya menampilkan hasil kreatifitasnya, tapi juga belajar tentang perencanaan, pembagian kerja, serta bagaimana cara menghadapi tantangan zaman.

Tema pagelaran ini dengan apa yang disampaikan oleh Bapak Pimpinan memiliki keterkaitan. Antara kekayaan Indonesia dengan potensi yang dimiliki santriwati sama-sama harus dijaga karena merupakan warisan leluhur.

Apa yang disaksikan malam ini mungkin terlihat biasa, tapi sesungguhnya merupakan perjalanan panjang yang memiliki banyak sekali makna. Dari rencana hingga penampilan, semua memiliki satu pembelajaran, yaitu bagaimana santriwati mampu menghadapi tantangan zaman dengan penuh percaya diri berdasarkan nilai dan motto pondok yakni berbudi tinggi, berbadan sehat, berpengetahuan luas, dan berfikiran bebas.

Akhirnya, kami berharap dengan adanya tema tersebut dapat meningkatkan kesadaran santriwati dalam menjaga kekayaan alam dan mengembangkan potensi yang dimilikinya. (Ns/Qr)

Baca Juga :  Kenang Sejarah Nabi Muhammad SAW Dengan Merayakan Maulid Nabi
PENDAFTARAN SANTRI BARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here