Jember- Pelangi merupakan salah satu fenomena alam yang sangat indah. Ia tercipta dari berbagai warna yang indah: merah, jingga, kuning, hijau, nila dan ungu, saling berdampingan tanpa menyingkirkan satu sama lain. Walaupun berbeda, semua warna itu saling melengkapi, berkumpul menjadi satu untuk membentuk sesuatu yang indah.
Begitu juga dengan keberagaman budaya di dunia ini. Betapa banyak budaya yang ada, mulai dari suku, ras, adat, bahasa, dll. Perbedaan ini tidak memunculkan perselisihan, melainkan membuat hidup lebih berwarna dan bermakna.
Bayangkan jika didunia ini hanya memiliki satu kebudayaan. Hidup menggunakan pakaian yang sama, berbicara dalam bahasa yang sama, semua serba sama, mungkin akan terasa mudah. Tapi, dunia tidak akan menarik, terasa sepi, kaku, dan kehilangan keindahannya.
يٰۤاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ ذَكَرٍ وَّاُنْثٰى وَجَعَلْنٰكُمْ شُعُوْبًا وَّقَبَآٮِٕلَ لِتَعَارَفُوْا ۖ اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللّٰهِ اَتْقٰٮكُمْ ۗاِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ
Artinya:
“Wahai manusia, sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Teliti.” (Al Hujurat:13)
Dalam ayat ini, Allah tidak hanya menyeru kepada kaum muslimin, tapi Yā ayyuhan-nāsu yang artinya wahai manusia. Dengan demikian, ayat ini ditujukan kepada seluruh anak adam. Allah menciptakan manusia dengan beraneka suku dan bangsa, agar dapat mengenali, berinteraksi dan saling menghargai satu sama lain. Bukan untuk saling menyombongkan diri, ataupun mencela yang lain.
Di Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember, santri datang dari berbagai wilayah dengan latar belakang budaya yang beragam. Di sini, santri belajar untuk saling toleransi dan menghargai setiap perbedaan yang ada. Dengan demikian, pesantren merupakan tempat terbaik untuk membangun karakter berdasarkan nilai nilai persaudaraan. (Ns/*)









