Khutbatul ‘Arsy: Untuk Mengenal Pondok Lebih Dalam  

0
50

Balung – KH. Masykur Abdul Mu’id LML selaku pimpinan pondok pesantren Baitul Arqom Balung, mengingatkan kembali tentang kewajiban kita sebagai umat Islam untuk selalu berdakwah dimanapun dan kapanpun berada. Beliau menyampaikannya saat acara Pekan Perkenalan Pondok Pesantren atau yang biasa diistilahkan sebagai Khutbatul Arsy (20/7). Khutbatul ‘Arsy tahun ini kembali identik dengan kewajiban melaksanakan protokol kesehatan karena masih dalam kurun pandemi Corona.

“Alhamdulillah kita masih senantiasa diberikan nikmat yang harus kita syukuri, yakni nikmat Islam, Ihsan, dan kesehatan yang melimpah. Oleh karena itu, bagaimana cara kita mensyukuri segala keberkahan yang Allah berikan kepada kita? Maka pentingnya menjaga kesehatan sangat dibutuhkan,” kata Beliau.

Menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan sudah tidak boleh bosan dilakukan. Beliau juga menerangkan tentang sekolah lain mulai dari PAUD, TK, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MAN yang berbeda sistem dengan pondok pesantren, karena tidak bisa belajar dengan tatap muka sehingga menggunakan jaringan online.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, agenda kali ini hanya dihadiri oleh guru-guru yang berdomisili di area internal pondok saja tanpa kehadiran guru lain yang tinggal di luar pondok, dimana langkah ini juga sebagai bentuk tindakan preventif Corona.

Jika di luar pesantren, bisa jadi kita mengenal istilah Masa Orientasi Siswa (MOS), Masa Perkenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Di Pesantren ini, proses perkenalan tersebut dinamakan Khutbatul ‘Arsy. Tujuan kegiatan ini untuk mengenalkan Pondok Pesantren kepada seluruh santri baru sebagai tempat tinggal barunya. Selain itu agar santri lama juga terus mengingat sejarah pondok dan memulai kembali niat baik datang ke pondok. Kiai mengingatkan mereka tentang target yang harus dicapai selama mereka belajar di pondok. (Tan/*)   

Comments