Home Terkini Dr. Mariman Darto Tekankan Pentingnya Pemenuhan Gizi untuk Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

Dr. Mariman Darto Tekankan Pentingnya Pemenuhan Gizi untuk Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

0
6

Jember — Kemeriahan acara Silaturahmi Akbar dan Apel Tahunan kian terasa seiring matahari yang merangkak tinggi di langit. Cuaca panas tak serta-merta mengurangi kekhidmatan acara, justru semakin mengukuhkan suasana. Rentetan acara berlangsung dengan lancar, diawali dengan sambutan pembukaan oleh Bapak Pimpinan Pondok, KH. Izzat Fahd, M.Pd.I. Para hadirin menyimak dengan antusias.

Sebagai pemateri pertama, Dr. Mariman Darto, S.E., M.Si. menyampaikan pidato mengenai pentingnya peran pendidikan dalam memajukan generasi bangsa. Pendidikan merupakan fondasi fundamental bagi kehidupan manusia. Di sanalah akal memperoleh petunjuk untuk terus melangkah menuju ruang yang terang benderang.

Untuk mewujudkan tujuan mulia tersebut, diperlukan berbagai upaya yang melibatkan banyak pihak, mulai dari pemerintah, tenaga pendidik, lingkungan masyarakat, hingga keluarga. Sinergi yang baik di antara elemen-elemen tersebut akan membuka jalan yang lebih lapang untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Hal ini juga menjadi salah satu kunci dalam menciptakan sistem pendidikan yang berkualitas, adaptif, serta mampu menjawab berbagai tantangan zaman.

Dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting. Berbagai aspek saling berkaitan dalam proses tersebut. Pendidikan yang baik perlu didukung oleh kondisi kesehatan yang prima serta pemenuhan gizi yang memadai. “Generasi yang sehat memiliki peluang lebih besar untuk belajar, berkembang, dan mengoptimalkan potensi yang dimilikinya demi mencapai tujuan pendidikan,” kata beliau.

Baca Juga :  Delegasi Pondok Pesantren Baitul Arqom Raih Penghargaan Pada Event Internasional

Topik tersebut relevan dengan kondisi saat ini. Pada tahun lalu, sebuah program baru diluncurkan dengan tujuan membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan produktif. Dalam pidatonya, Dr. Mariman Darto menyampaikan, “Maka, ketika para santri yang sungguh-sungguh hari ini belajar, makannya sudah makan bergizi,” imbuh beliau yang juga pernah menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Pendidikan Bidang Manajemen Talenta.

Beliau juga menyinggung kompleksitas perencanaan program tersebut sebelum akhirnya diterapkan. Menurutnya, lebih dari 156 negara menyerah dalam upaya menjalankan program serupa. Sementara itu, di Indonesia, dalam kurun waktu dua tahun, jumlah penerima manfaat program tersebut telah melampaui 57 juta orang.

Program ini bukan sekadar program makan gratis yang dilaksanakan tanpa perencanaan. Aspek pemenuhan gizi serta manajemen yang diperlukan agar program dapat berjalan secara berkelanjutan merupakan hal-hal yang patut mendapat perhatian. Hal tersebut menunjukkan besarnya perhatian pemerintah terhadap upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam mendukung tumbuh kembang dan kecerdasan generasi penerus bangsa.

Meski demikian, pelaksanaan program ini tidak terlepas dari berbagai kendala. Seiring berjalannya waktu, berbagai upaya perbaikan terus dilakukan untuk mengatasi permasalahan yang muncul, termasuk kasus keracunan yang dialami sejumlah penerima manfaat. Menanggapi hal tersebut, Dr. Mariman Darto menjelaskan, “Proses penanganan dan pengawasan dilakukan dengan lebih cermat. Upaya ini mencakup setiap tahapan, mulai dari pengadaan bahan pangan hingga pengolahan dan pendistribusian makanan kepada penerima manfaat. Kecermatan dalam setiap tahapan tersebut menjadi aspek penting untuk menjaga keamanan pangan sekaligus memastikan kualitas gizi makanan yang disajikan”.

Berbagai upaya tersebut menunjukkan besarnya perhatian pemerintah terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia demi mencerdaskan kehidupan bangsa. Melalui pemenuhan gizi yang memadai serta pengelolaan program yang terus disempurnakan, diharapkan lahir generasi yang tidak hanya sehat dan produktif, tetapi juga mampu mengembangkan potensi diri serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. Sebab, mencerdaskan kehidupan bangsa bukan semata-mata tentang membangun fasilitas pendidikan yang memadai, melainkan juga memastikan bahwa setiap generasi memiliki bekal yang cukup untuk menyongsong masa depan. (Nd/Qr)

Baca Juga :  Tips Memakai Jilbab dengan Baik dan Benar
PENDAFTARAN SANTRI BARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here