Home Catatan Belajar, Belajar dan Belajar : Wujud Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia

Belajar, Belajar dan Belajar : Wujud Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia

0
1178
Pondok Pesantren Baitul Arqom Balung Jember
Pondok Pesantren Baitul Arqom Balung Jember

Balung – Setelah dijajah selama hampir 4 abad lamanya, kemerdekaan yang terus membayangi bangsa Indonesia akhirnya bisa diraih. Tepat pada tanggal 17 Agustus 1945, Indonesia mengabarkan kemerdekaannya. Setelah perjuangan panjang yang menumpahkan banyak darah akhirnya terbayar dengan lunas usai dikibarkannya bendera merah putih.

Karena itu sampai saat ini setiap tanggal 17 di bulan Agustus, Indonesia selalu merayakan upacara pengibaran bendera untuk memperingati jasa para pahlawan yang telah gugur pada masa itu. Tidak jauh berbeda dengan yang ada di Balai Pendidikan Pondok Pesantren Baitul Arqom Balung. Pada hari Rabu 17 Agustus 2022 seluruh siswa siswi beserta dewan guru mengikuti upacara peringatan Hari Kemerdekaan di lapangan hijau. Alhamdulillah, upacara berjalan dengan khidmat tanpa kendala berarti.

Pesantren Jember
Pesantren Jember

Banyak cara untuk mempertahankan kemerdekaan, salah satunya adalah yang disampaikan oleh Bapak Pimpinan Pondok Pesantren Baitul Arqom.

“Tepat 77 tahun yang lalu bangsa ini mengalami suatu peristiwa besar, Kemerdekaan Indonesia. Maka wajib hukumnya kita sebagai santri yang cinta NKRI untuk merayakan dirgahayu kemerdekaan ini dan mempertahankannya dengan belajar, belajar, dan terus belajar,” tutur Bapak Pimpinan Pondok, al-Ustadz KH. Izzat Fahd, M.Pd.I. Beliau menjadi pembina dalam upacara kali ini.

Baca Juga :  STIFIn: Tes Psikologi Melalui Sidik jari

Al-Ustadz KH. Izzat Fahd, M.Pd.I juga berpesan tentang pentingnya peran santri sebagai pemuda bangsa yang hidup di zaman sekarang. Santri yang terus belajar akan bergerak maju untuk bisa produktif dan membawa perubahan yang positif untuk negeri. Dengan semangat giat belajar, kualitas bangsa akan terwujud.

Pesantren Jember
Pesantren Jember

Usai upacara, santri dan santriwati juga mengikuti acara lain, yaitu beberapa lomba untuk memeriahkan dirgahayu ke-77. Diantaranya ada lomba tarik tambang, balap karung, makan kerupuk, paduan suara dan ada banyak keseruan lagi. Meskpun dengan peralatan dan perlengkapan yang serba terbatas, hal ini tidak mengurangi semangat mereka dalam berkreasi dan memeriahkan hari kemerdekaan di pesantren.

Sebagai warga Indonesia yang baik, kita berharap kemerdekaan Indonesia bisa kita pertahankan bersama dengan cara belajar dan bekerja keras demi kemajuan bangsa yang lebih baik. Sebagaimana kata Bung Tomo, salah satu pahlawan kita: “Kita tunjukkan bahwa kita adalah benar-benar orang yang ingin merdeka! Lebih baik kita hancur lebur daripada tidak merdeka!”.(Ay/qr)

Baca Juga :  Memahami Makna Guru: ''Digugu dan Ditiru"

 

Akses Informasi Pendaftaran Santri >> Click Disini <<

Pertanyaan Terkait Informasi Pendaftaran Santri Baru

PENDAFTARAN SANTRI BARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here