Jember- Di dalam kalender Hijriah, bulan Ramadhan atau yang kita kenal sebagai bulan penuh keberkahan ini hanya ada setiap satu tahun sekali. Itulah sebabnya, mengapa bulan ini menjadi bulan istimewa yang selalu dirindukan bahkan dinanti-nanti oleh seluruh umat muslim. Jadi, tak heran jika pada bulan ini banyak umat muslim yang berlomba-lomba dalam melakukan kebaikan dan ibadah.
Selaras dengan hal tersebut, Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember membiasakan santrinya untuk memperbanyak ibadah dengan mewajibkan berpuasa, sholat lima waktu berjama’ah, membaca Al-Qur’an setiap usai sholat, melaksanakan sholat dhuha, serta melantunkan dzikir pagi dan petang. Dengan demikian, para santri dapat memperoleh keberkahan lewat ibadah yang dilakukan, mulai dari rezeki yang melimpah, pahala yang dilipatgandakan, hingga dosa-dosa yang digugurkan.
Tak lupa juga, Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember juga mengarahkan para santri agar senantiasa berbuat kebaikan, salah satunya adalah berdakwah melalui kultum. Dalam hal ini, baik santri maupun santriwati akhir memiliki peran untuk menyampaikan pesan islam secara singkat kepada para adik-adiknya.
Pernahkah kalian bertanya, apa sih kultum itu? Kultum adalah singkatan dari kuliah tujuh menit. Perlu dipahami, bahwa istilah “kuliah” disini bukan berarti perguruan tinggi, melainkan ceramah atau dakwah islam yang disampaikan dalam durasi tujuh menit. Di Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember, kultum dilaksanakan lima kali dalam sehari, yakni selepas sholat shubuh, dzuhur, ashar, menjelang maghrib, serta selepas sholat tarawih.
Melalui kultum ini, para santri akhir dipaksa untuk bisa menyusun teks yang akan disampaikan, sehingga selain menambah wawasan, kultum juga berperan dalam meningkatkan literasi dan mengasah kemampuan berbahasa yang baik.
Di samping itu, kultum juga dapat meningkatkan rasa percaya diri serta melatih kecakapan berbicara di depan umum. Seperti yang kita tahu, bahwa berbicara di depan umum bukanlah suatu hal yang mudah, namun lewat kultum ini para santri akhir dipaksa untuk bisa, sehingga mereka akan terus berlatih dan berlatih.
Seluruh santri dari kelas 1 hingga kelas 5 bertugas untuk mencatat apa yang mereka peroleh dari setiap kultum yang ada. Hal ini bertujuan agar mereka tidak hanya mendengar, tapi juga merenungkan serta mengamalkan ilmu-ilmu yang diperolehnya. Semoga setiap pesan dan nasihat yang disampaikan dapat menjadi cahaya yang menerangi langkah Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember dalam melahirkan pendakwah yang siap terjun dan menebar keberkahan di tengah-tengah masyarakat. (Al/Qr)









