Home Catatan Peran Penting Perempuan dalam Agama Islam: Kisah Inspiratif Fatimah Al-Fihri, Pendiri Universitas...

Peran Penting Perempuan dalam Agama Islam: Kisah Inspiratif Fatimah Al-Fihri, Pendiri Universitas Pertama di Dunia

0
952

Jember- Dalam sejarah peradaban Islam, perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk pendidikan, sosial, dan spiritual. Salah satu bukti nyata dari peran besar seorang perempuan dalam Islam adalah sosok Fatimah Al-Fihri, seorang wanita Muslim yang menjadi pendiri universitas pertama di dunia yaitu Universitas Al-Qarawiyyin di Fez, Maroko, pada tahun 859 M.

Fatimah Al-Fihri berasal dari keluarga kaya dan terpelajar. Setelah wafatnya ayahnya, ia mewarisi kekayaan yang cukup besar. Namun, alih-alih menggunakannya untuk kepentingan pribadi, Fatimah justru lebih memilih untuk membangun masjid yang juga berfungsi sebagai pusat pendidikan. Tempat itulah yang kemudian berkembang menjadi Universitas Al-Qarawiyyin dan menjadi lembaga pendidikan tinggi pertama di dunia yang memberikan gelar akademik, jauh sebelum berdirinya universitas-universitas terkenal di Eropa. Hal tersebut membuktikan kecintaan Fatimah Al-Fihri terhadap ilmu.

Fatimah Al-Fihri membuktikan bahwa Islam sejak awal sangat menghargai ilmu pengetahuan dan memberikan ruang bagi perempuan untuk berkontribusi dalam kemajuan umat. Dalam banyak ayat Al-Qur’an dan hadist, tuntutan untuk menuntut ilmu berlaku bagi laki-laki dan perempuan. Rasulullah SAW sendiri bersabda:

Baca Juga :  KEGIGIHAN NYATA: Ponpes Baitul Arqom Raih Juara Umum Lomba Pramuka

طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ

“Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap Muslim, laki-laki maupun perempuan.”

Fatimah merupakan contoh konkret bahwa perempuan Muslim tidak hanya berhak mengakses pendidikan, tetapi juga dapat menjadi pelopor dan pemimpin dalam suatu bidang.

Hingga sampai saat ini, Universitas Al-Qarawiyyin masih berdiri dan terus menjadi pusat mencari ilmu. UNESCO dan Guinness World Records mencatat bahwa Universitas tersebut merupakan universitas tertua yang terus beroperasi hingga saat ini. Warisan ini menunjukkan bahwa kontribusi perempuan dalam Islam bukanlah hal baru, melainkan bagian dari sejarah panjang yang patut dibanggakan.

Kisah Fatimah Al-Fihri menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran penting dan mulia dalam Islam, khususnya dalam bidang pendidikan dan pembangunan peradaban. Dengan semangat, kecerdasan, dan keikhlasan, Fatimah membuktikan bahwa perempuan bisa menjadi pelopor perubahan positif, bahkan mendirikan universitas tertua di dunia. Islam tidak membatasi kontribusi perempuan, justru mendorong mereka untuk berilmu, beramal, dan berkontribusi untuk masyarakat. Dari kisah Fatimah Al-Fihri, kita bisa belajar bahwa pendidikan adalah kunci kemajuan, dan perempuan bisa menjadi titik perubahan yang membawa manfaat luas bagi umat dan bangsa. (R²M).

Baca Juga :  BAKAT MINAT: Santriwati dibekali Soft Skills Menjahit Dari Nol

PENDAFTARAN SANTRI BARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here