Jember- Di Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember kegiatan penataran guru baru sudah menjadi salah satu aktivitas rutin yang wajib dilakukan tiap tahunnya. Biasanya, kegiatan ini berlangsung selama sepekan yang di isi oleh para asatidz untuk memberikan bekal dan nasihat kepada seluruh guru baru yang sudah siap mewariskan ilmunya untuk para muridnya.
Tepat pada hari Ahad, 13 Juli 2025 di Gedung Hasan Albana seluruh Ustadz dan Ustadzah pengabdian baru berkumpul, mengisi kursi – kursi yang telah disediakan. suasana tampak tertib dan penuh antusiasme, menandai bahwa babak baru dalam perjuangan mereka akan dimulai. Kini saatnya tekad mereka dibangun, mental mereka diperkuat.
Di dalam acara yang penuh khidmat ini. Bapak Pimpinan Pondok al-Ustadz KH. Izzat Fahd, M.Pd.I menyampaikan dengan tegas bahwa guru harus memiliki karakter penting yakni moral dan kinerja. Keduanya merupakan aspek penting dalam pengembangan pendidikan dan pengajaran, karena pada hakikatnya moral yang baik akan meningkatkan kualitas kinerja yang baik pula.
“Perlu bagi kita melakukan pekerjaan sampai dengan tahapan mutqin yaitu orang yang melakukan aktivitas tidak hanya sekedar melakukan saja tetapi juga menjiwai,” tegas beliau. Maka penting halnya bagi kita untuk menginternalisasi segala pekerjaan yang kita miliki. Sehingga akan muncul gagasan-gagasan untuk terus mengembangkan kualitas pekerjaan. Dengan demikian, moral kita akan terus meningkat yang menyebabkan kinerja kita juga ikut melejit.
Oleh karena itu, terbentuklah guru yang ideal dan berintegritas tinggi. Yaitu guru yang menguasai materi, berakhlak mulia, memiliki kecakapan dalam berinteraksi, serta mampu berkolaborasi dan berinovasi.
Penataran guru baru ini memegang peranan vital dalam meningkatkan kualitas tenaga pendidik. Untuk itu, diharapkan agar seluruh guru baru dapat menjadi figur inspiratif di masyarakat serta turut andil dalam menghadapi persaingan sumber daya manusia di masa depan. (Al/*)









