Jember- Salah satu bentuk ketaatan atau keimanan terhadap Allah SWT adalah ibadah, baik dalam wujud perkataan maupun perbuatan. Oleh karena itu, menjalankan ibadah menjadi sebuah keharusan bagi seluruh umat islam.
Dalam Al-qur’an dijelaskan:
يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اعْبُدُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ وَالَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ ٢١
Artinya: “Wahai manusia, sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dan orang-orang yang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (Q.S Al-baqoroh: 21)
Maka, hendaklah seluruh umat manusia menyembah hanya kepada Allah SWT dan beribadahlah kepada-Nya, karena sejatinya Allah pencipta mereka dan orang-orang sebelumnya.
Tak lepas dari itu, ibadah dibagi menjadi 2 macam, yaitu: ibadah wajib dan ibadah sunnah. Keduanya memiliki ganjaran yang sama. Bedanya, ibadah wajib harus dilakukan, jika tidak maka akan menimbulkan dosa. Sedangkan ibadah sunnah apabila ditinggalkan tidak akan menimbulkan dosa, tetapi jika dilakukan akan memperoleh pahala.
Seperti yang kita ketahui, bahwasanya ibadah sunnah bukanlah suatu kewajiban, namun di sisi lain ibadah tersebut menjadi penyempurna dari ibadah wajib yang kita lakukan. Macam-macam ibadah sunnah yang dapat kita amalkan adalah sebagai berikut:
1.Sholat sunnah:
Sholat dhuha
Sholat witir
Sholat tahajjud
Sholat hajat
Sholat rawatib (qobliyah & ba’diyah), dll
2.Puasa sunnah
Puasa Daud
Puasa senin Kamis
Puasa ayyamul-bidh (setiap tanggal 13, 14, 15 di bulan hijriyah)
Puasa arofah
Puasa syawal, dll.
3.Dzikir
Seperti: dzikir pagi & petang, sholawat, istighfar, serta do’a-do’a sunnah lainnya.
4.Sedekah
Seperti: berbagi rezeki walaupun sedikit, menolong sesama, dan bersedekah kepada fakir miskin, dsb.
Selain untuk menyempurnakan ibadah wajib, ibadah sunnah memiliki keutamaan yang lain, yaitu:
1.Menjadi ladang pahala
Kesempatan untuk menunaikan ibadah sunnah tidak ada batasnya, sehingga dapat dilakukan kapan saja. Oleh sebab itu, ibadah tersebut dapat membuka pintu pahala yang sangat luas.
2.Mendapat pertolongan dan perlindungan dari Allah SWT
Orang yang senang menjalankan ibadah sunnah akan senantiasa dicintai oleh Allah SWT serta dilindungi dan diberi pertolongan oleh-Nya.
3.Dicintai oleh Allah SWT
Dalam hadist qudsi disebutkan:
قَالَ اللهُ تَعَالَى: «إِنَّ عَبْدِي يَقْتَرِبُ إِلَيَّ بِالنَّافِلَةِ حَتَّى أُحِبَّهُ»
Artinya: “Sesungguhnya hamba-Ku mendekat kepada-Ku dengan amalan sunnah sehingga Aku mencintainya.” (HR.Bukhari)
4.Menenangkan hati
Ketika kita mendirikan sholat malam, melafalkan do’a, dan melantunkan dzikir maka kita akan merasakan suatu kenikmatan yang tiada tara, yaitu ketenangan jiwa serta mampu mengobati penyakit hati.
5.Sebagai tanda keimanan terhadap Allah SWT
Orang yang rajin menjalankan ibadah sunnah, maka akan semakin tampak tanda keimanannya terhadap Allah SWT.
Di Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember ibadah sunnah sangat dianjurkan, dengan melalui program-program yang telah disepakati bersama. Harapannya, dengan adanya program tersebut para santri dan santriwati dapat istiqomah dalam menjalankan ibadah sunnah, sehingga mampu mencetak generasi yang bertaqwa, berakhlak mulia, serta beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. (Al/Qr)








