Guru yang Bijak : Tak hanya Sekedar Mengajar

    0
    1040

    Jember- Di tengah derasnya arus globalisasi dan modernisasi, Pondok Pesantren Baitul Arqom Balung Jember tetap berdiri kokoh menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai – nilai keislaman dan moral generasi muda. Salah satu strategi yang diterapkan adalah melahirkan sosok pemuda yang dapat membentuk suatu kebijaksanaan atau yang biasa disebut dengan istilah wisdom.

    “Kebenaran tidak melahirkan kebenaran, tetapi kebenaran melahirkan kebijaksanaan,” tutur Bapak Wakil Pengasuh Pondok Putra, Al-Ustadz H. Muhammad Imaduddin, M.H.I dengan tegas. Pasalnya, kebenaran yang esensial tidak hanya dinyatakan lewat perkataan, tetapi perlu diresapi hingga ke hati, dipahami dengan teliti, dan juga perlu untuk dijalani.

    اُدْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ ۖ وَجَادِلْهُم بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ ۚ

    Artinya: “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah (bijaksana) dan nasihat yang baik, dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik”. (Q.S An-Nahl : 125).

    Ayat tersebut menyatakan, bahwasanya hendaklah kita dalam mengerjakan segala sesuatunya dengan bijaksana, supaya risalah kebenaran dapat tersampaikan dengan sopan hingga mampu untuk diabsahkan.

    Baca Juga :  MAKLUMAT PIMPINAN PONDOK : TENTANG KUNJUNGAN WALI SANTRI - BULAN SEPTEMBER 2023

    Di dalam Pondok Pesantren Baitul Arqom Balung Jember sifat kebijaksanaan dapat dilatih karena adanya pembinaan, di mana para santri dididik dan dibimbing bagaimana caranya menjadi seorang guru yang tidak hanya mengajar dan menguasai pelajaran akan tetapi sanggup memberi motivasi, membentuk karakter peserta didik serta menjadi tauladan yang baik dengan sikap atau perilaku yang konsisten dan bijaksana. Sehingga, para santri siap untuk turun langsung di masyarakat dan berpartisipasi dalam kehidupan sosial.

    Oleh karena itu, kebijaksanaan menjadi kunci utama kita untuk menghadapi berbagai tantangan yang ada, dan juga menjadi cahaya yang membawa setiap langkah kita agar tetap berada di jalan yang benar. Maka, diharapkan untuk generasi muda penerus bangsa agar dapat membentuk suatu kebijaksanaan sebagai bekal untuk masa depan. (Al/*)

    PENDAFTARAN SANTRI BARU

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here