Catat! Membuang Persepsi Negatif Terhadap Pondok Pesantren

0
294
Wisuda Tahfidz Baitul Arqom
Wisuda Tahfidz Baitul Arqom

Jember – Pada zaman sekarang banyak orang tua yang ingin putra-putrinya masuk ke pondok pesantren, dikarenakan alasan pergaulan yang sangat bebas, yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti kurangnya kontrol pada diri sendiri, lemah dalam nilai agama, dan terkadang kurangnya perhatian dari orang tua.

Pondok Pesantren adalah sekolah agama yang mewajibkan siapa pun yang yang ingin belajar di Pondok Pesantren agar tinggal di asrama, bahkan mereka bukan lagi disebut sebagai siswa maupun siswi, melainkan seorang santri dan santriwati

Banyak pula asumsi di luar sana bahwa mondok itu tidak bebas, dikekang, dan lain sebagainya. Jika kita dapat menyingkirkan persepsi negatif tersebut, sebenarnya, mondok itu sangatlah seru. Satu saja contohnya, kebersamaan bersama teman di setiap saat yang membuat suasana menjadi lebih menyenangkan. Walaupun mendapatkan tugas yang sangat berat, jika dikerjakan bersama itu tidak akan terasa capeknya. 

Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember adalah pondok yang menggunakan metode pembelajaran modern, berbeda dengan salaf tradisional. Perbedaan ini terletak dalam kurikulum pembelajaran. Pondok salaf atau bisa disebut juga pondok tradisional ini biasa menggunakan kitab kuning yang digunakan sebagai kajian dalam belajar dan menekankan kemampuan pendalaman kitab kuning atau buku-buku klasik. Sedangkan pondok modern bukan hanya mendalami ilmu agama dan kitab-kitab saja melainkan ilmu umum juga ikut dipelajari, dan terus mengikuti perkembangan teknologi sesuai pada zamannya, tetapi tetap berpegang teguh pada nilai-nilai agama. 

Baca Juga :  NISFU SYA'BAN: Malam Istimewa Penuh Ampunan 
Pesantren Jember
Pesantren Jember

Di Pondok Pesantren akan disibukkan dengan rentetan kegiatan serta berbagai ekstrakurikuler yang ada. Jadi tidak perlu khawatir akan bosan dan merasa sedih, dengan begitu para santri dan santriwati tidak akan memikirkan hal-hal yang ada di luar pondok seperti ingin pulang, bermain gadget, main dengan teman yang ada di luar pondok pesantren, dan lain sebagainya.

Secara tidak langsung, dengan mondok itu sudah membuka pintu menuju surga, yakni dengan belajar ilmu agama sejak dini, setiap hari mengaji, berdzikir, saling tolong menolong, dan masih banyak hal baik sebagai amal shalih lainnya. 

Jangan pernah takut untuk mondok, mari kita buang bayangan menyeramkan tentang mondok yang sebenarnya tidaklah nyata. Dengan mondok akan tercipta suasana kebersamaan tanpa kemewahan yang dapat menciptakan rasa peduli dengan sesama, saling menghargai, dan meningkatkan solidaritas antar teman. Adanya pondok pesantren bertujuan untuk menciptakan generasi muda yang berakhlakul karimah, paham berorganisasi dalam masyarakat, dan mampu berdakwah untuk menyebarkan agama Islam. 

Maka mari kita hilangkan pikiran negatif tentang pondok pesantren. Sebagaimana kata pepatah “Don’t judge a book by it’s cover”, janganlah melihat buku dari sampulnya saja, yang hanya tau dari sisi luarnya saja dan tidak tau bagaimana isinya. (Ail/Qr) 

Baca Juga :  Taat Kepada Allah, Rosulullah, Dan Ulil Amri
Pendaftaran Santri Baru
Pendaftaran Santri Baru Pondok Pesantren Baitul Arqom
PENDAFTARAN SANTRI BARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here