Amalan-Amalan Kecil yang Berpahala Besar

0
185

Jember- Pernahkah kita berpikir? Jika pahala besar dapat diperoleh hanya dengan melakukan ibadah wajib. Tapi tanpa kita sadari, ternyata pernyataan itu salah. Islam memberikan ruang kepada umatnya untuk meraih pahala besar melalui amalan-amalan kecil yang bisa dilakukan kapan pun dan dimana pun. Meskipun amalan tersebut terlihat ringan, namun di hadapan Allah ia memiliki kedudukan yang sangat mulia.

Rasulullah SAW mengajarkan kepada umatNya bahwa Islam merupakan agama yang memberi kemudahan bukan menyulitkan. Bahkan ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk menuju ke surga, salah satunya adalah melakukan amalan-amalan kecil yang sering kali dianggap sepele, diantaranya adalah:

1. Menyingkirkan sesuatu yang menghalangi jalan menjadi bukti keimanan
Dalam hadist dikatakan:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ: «الْإِيمَانُ بِضْعٌ وَسِتُّونَ شُعْبَةً، أَوْ بِضْعٌ وَسَبْعُونَ شُعْبَةً، فَأَفْضَلُهَا قَوْلُ: لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، وَأَدْنَاهَا إِمَاطَةُ الْأَذَى عَنِ الطَّرِيقِ، وَالْحَيَاءُ شُعْبَةٌ مِنَ الْإِيمَانِ» راوه مسلم

“Iman itu ada lebih dari enam puluh cabang… yang paling tinggi adalah ucapan laa ilaaha illallah, dan yang paling rendah adalah menyingkirkan gangguan dari jalan.” (HR. Muslim).

Baca Juga :  SYAFAHI: Latih Mental Komunikasi dan Disiplin Belajar Santri

Islam sangat memperhatikan keselamatan umatNya, oleh sebab itu salah satu amalan kecil yang dimaksud oleh Rasulullah SAW adalah menjauhi suatu gangguan yang dapat mencelakai orang-orang di jalan. Misalnya: membersihkan serpihan kaca, mengambil paku, ataupun batu-batu yang dapat membahayakan seseorang.

2. Senyum adalah sedekah yang bernilai ibadah
senyum memang terlihat begitu sederhana namun di sisi lain senyum merupakan salah satu bentuk sedekah. Sebagaimana yang telah disebutkan dalam hadist:

عَنْ أَبِي ذَرٍّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ: «تَبَسُّمُكَ فِي وَجْهِ أَخِيكَ لَكَ صَدَقَةٌ» راوه الترمذي

“Senyummu kepada saudaramu adalah sedekah.” (HR. Tirmidzi).

3. Membaca satu huruf dalam Al-qu’ran akan mendapatkan 10 ganjaran

Banyak orang bepikir bahwasanya untuk mendapatkan pahala besar kita harus menuntaskan bacaan Al-Qu’ran. Namun nyatanya itu salah, padahal dengan membaca satu huruf saja sudah bernilai besar. Rasulullah SAW bersabda:

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ مَسْعُودٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ: «مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ، وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا، لَا أَقُولُ: الم حَرْفٌ، وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ، وَلَامٌ حَرْفٌ، وَمِيمٌ حَرْفٌ» راوه الترمذي

Baca Juga :  Motivasi Bahasa: “Ngomong Inggris? PD aja!”

“Barang siapa membaca satu huruf dari Kitab Allah maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh. Aku tidak mengatakan Alif Laam Miim itu satu huruf, tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf, dan Miim satu huruf.” (HR. Tirmidzi).

Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember menjadi sarana yang tepat untuk membiasakan diri dalam melakukan amalan-amalan kecil seperti: membantu guru, membaca Al-Qu’ran, menghibur teman, dll. Harapannya, dengan melalui hal-hal kecil Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember dapat mencetak generasi yang tidak hanya berilmu tetapi juga berakhlaqul karimah. Aamiin yaa robbal ‘aalamiin. (Al/Qr)

PENDAFTARAN SANTRI BARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here