Jember- Bahasa Arab memiliki tempat yang sangat istimewa bagi umat islam. Bukan hanya digunakan sehari-hari bagi orang Arab, tapi juga merupakan bahasa Al-Qur’an dan hadits. Oleh karena itu, belajar bahasa Arab bukan hanya sebuah pilihan, tapi juga kebutuhan yang penting bagi setiap muslim.
Kenapa kita perlu belajar bahasa Arab?
1. Untuk memahami islam dengan pemahaman yang benar.
Bagaimana kita paham islam jika tidak paham al-qur’an?
Bagaimana kita paham islam jika tidak paham apa yang Allah turunkan pada kita?
Bagaimana kita paham islam jika tidak paham apa yang nabi Muhammad katakan?
2. Untuk menjaga identitas dan citra kita sebagai seorang muslim.
Bagaimana kita bisa menjaganya jika kita tidak bisa berbicara bahasa Arab ?
Allah SWT berfirman:
اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ قُرْاٰنًا عَرَبِيًّا لَّعَلَّكُمْ تَعْقِلُوْنَ ٢
Artinya:
“Sesungguhnya Kami menurunkannya (Kitab Suci) berupa Al-Qur’an berbahasa Arab, agar kamu mengerti” (QS Yusuf: 2)
Ayat ini menjelaskan bahwa bahasa Arab adalah sarana untuk memahami kandungan Al-Qur’an. Dengannya, seseorang dapat menangkap makna asli dari sebuah ayat tanpa harus berpatokan sepenuhnya pada terjemahan yang kadang terbatas.
Adapun beberapa manfaat lain dari belajar bahasa Arab, antara lain:
1. Memahami al-qur’an dan hadits langsung dari sumbernya
2. Membuka pintu keilmuan dari kitab-kitab klasik
3. Meningkatkan peluang pendidikan
4. Menjadi bahasa internasional yang bermanfaat bagi diplomasi, perdagangan, dan ilmu pengetahuan.
Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember telah lama menggunakan bahasa Arab sebagai kurikulum utamanya. Di pesantren tradisional, pembelajaran ahasa Arab lebih ditekankan pada kitab kuning dan ilmu nahwu shorof. Sedangkan, pondok modern khususnya Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember telah melakukan inovasi dengan menggunakan metode percakapan, menulis, muhadloroh, dan lain sebagainya.
Dengan cara ini, santri bukan hanya bisa membaca kitab kuning, tapi juga dapat berbicara langsung menggunakan bahasa Arab. Mereka akan lebih percaya diri ketika berinteraksi baik dengan sesama santri maupun warga luar negri. Inilah mengapa pesantren Modern semakin relevan di era globalisasi ini, karena santri dipersiapkan untuk bersaing dengan tetap menjaga identitas keislaman.
Rasulullah SAW. bersabda:
«أَحِبُّوا الْعَرَبَ لِثَلاَثٍ: لأَنِّي عَرَبِيٌّ، وَالْقُرْآنُ عَرَبِيٌّ، وَكلاَمُ أَهْلِ الْجَنَّةِ عَرَبِيّ
Artinya:
“Cintailah Arab karena 3 hal: karena aku orang Arab, karena al-qur’an berbahasa Arab, dan karena bahasa penghuni surga adalah bahasa Arab.” (HR.Thabrani).
Hadits ini menunjukkan bahwa bahasa Arab bukan sekedar kebutuhan belajar tapi juga bagian dari ibadah.
Kesimpulannya, belajar bahasa Arab adalah langkah penting untuk melahirkan generasi muslim yang paham agama, berpengetahuan luas dan dapat bersaing di dunia global. Harapannya, para santri dapat lebih mencintai dan mengamalkan dalam kehidupan sehari hari. (Ns/Qr)









