Home Terkini Keistimewaan Hari Jum’at

Keistimewaan Hari Jum’at

0
211

Jember- Hari Jum’at adalah hari yang sangat istimewa bagi umat Islam. Bukan hanya sekedar hari terakhir dalam sepekan, tapi ia memiliki kedudukan yang mulia di sisi Allah. Jum’at disebut sebagai sayyidul ayyam (penghulu segala hari atau rajanya hari) karena banyak peristiwa besar islam yang terjadi pada hari ini. Disebutkan dalam hadits shahih bahwa Allah menciptakan Nabi Adam as. pada hari Jum’at, pada hari itu pula Nabi Adam dimasukkan kedalam syurga dan diturunkan ke bumi, dan hari kiamat pun terjadi pada hari Jum’at. Oleh sebab itu, hari ini bukanlah hari biasa, tapi sebuah momen yang mengingatkan manusia akan penciptaan pertama serta tujuan akhir dari kehidupan. Maka, manusia dianjurkan untuk mengisi Jum’at ini dengan memperbanyak doa dan amal baik.

Keistimewaan hari Jum’at.

1. Sayyidul Ayyam.
Menurut hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra. bahwa hari Jum’at merupakan hari yang paling mulia dari hari-hari lainnya dalam sepekan.

2. Waktu mustajab.
Ada satu waktu pada hari Jum’at yang mana doa seorang Muslim akan dikabulkan. Para ulama berbeda pendapat mengenai waktunya, namun pendapat terkuat mengatakan bahwa waktu mustajab pada hari Jum’at terletak pada watu menjelang matahari terbenam. (waktu asar hingga maghrib)

3. Hari diampuninya dosa.

الصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ وَالْجُمْعَةُ إِلَى الْجُمْعَةِ وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ مُكَفِّرَاتٌ مَا بَيْنَهُنَّ مَا لَمْ تُغْشَ الْكَبَائِرُ

Artinya:
“Shalat lima waktu, shalat Jumat ke Jumat berikutnya, dan Ramadhan ke Ramadhan berikutnya adalah penghapus dosa-dosa di antara keduanya selama tidak melakukan dosa besar”.
Hadits ini menjelaskan bahwa seoramg muslim yang menjaga shalatnya dan melaksanakan shalat Jum’at dengan sungguh-sungguh akan diberi ampunan dari Allah SWT.

Baca Juga :  Junjung Tinggi Tajul Ma’had dengan Sarana Komunikasi Santriwati

4. Perintah Shalat Jum’at
Umat islam khususnya laki-laki diwajibkan untuk melaksanakan ibadah shalat Jum’at. Allah SWT. Berfirman:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَوٰةِ مِن يَوۡمِ ٱلۡجُمُعَةِ فَٱسۡعَوۡاْ إِلَىٰ ذِكۡرِ ٱللَّهِ وَذَرُواْ ٱلۡبَيۡعَۚ ذَٰلِكُمۡ خَيۡرٌ لَّكُمۡ إِن كُنتُمۡ تَعۡلَمُونَ

Artinya:
“Wahai orang-orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan salat pada hari Jumat, maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui” (QS. Al-Jumu’ah: 9)
Ayat ini memerintahkan untuk memenuhi seruan shalat Jum’at. Semua urusan duniawi, seperti jual beli harus ditinggalkan terlebih dahulu agar tidak mengganggu kekhusyukan dalam shalat. Segala yang Allah perintahkan akan lebih baik bagi umatnya walaupun terkadang keuntungan duniawi tidak terlihat secara langsung.

5. Memiliki banyak keberkahan
Pada hari ini, Allah menurunkan keberkahan yang begitu banyak. Maka dari itu, umat islam dianjurkan untuk memperbanyak doa, dzikir, dan sedekah.

6. Hari berkumpulnya umat islam
Shalat Jum’at menjadi sebuah momen kebersamaan, umat islam dari berbagai kalangan berkumpul menjadi satu, dari yang memiliki jabatan tinggi sampai tukang kebun, dari yang kaya sampai yang miskin. Tidak ada perbedaan antara mereka dimata Allah SWT., sehingga hal ini menciptakan rasa kebersamaan dan memperkuat ikatan sosial mereka.

Pada hari Jum’at juga terdapat amalan-amalan sunnah, yang mana ketika kita mengamalkannya in sya allah akan memaksimalkan amalan kita, diantaranya:

Baca Juga :  Taat Kepada Allah, Rosulullah, Dan Ulil Amri

1. Mandi sunnah Jum’at sebelum berangkat ke masjid
2. Memakai wangi-wangian dan pakaian terbaik
3. Membaca surah Al-Kahfi
4. Memperbanyak shalawat Nabi
5. Memperbanyak dzikir
6. Memperbanyak sedekah
7. Memperbanyak doa, khususnya dari asar sampai menjelang maghrib
8. Mendengarkan khutbah dengan khusyuk.

Banyak dari pondok pesantren yang menjadikan hari Jum’at sebagai hari libur, termasuk Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember. Hal ini bukan karena apa, melainkan hari Jum’at adalah hari ibadah, yang mana agar santri dapat lebih fokus dalam melaksanakan amalan-amalan sunnah, bisa mempersiapkan diri untuk shalat Jum’at, dan memperbanyak ibadah tanpa harus memikirkan kegiatan belajar.

Selain itu, hari Jum’at juga digunakan untuk relaksasi fisik dan mental. Dihari ini, santri dapat beristirahat, melakukan pembersihan, dan mendapat kunjungan keluarga.

Libur ini juga mengajarkan pendidikan spiritual. Santri dapat memahami bahwa Jum’at bukan sekedar waktu libur biasa, melainkan hari untuk menambah keberkahan dan meningkatkan iman kepada Allah SWT. Sehingga libur ini bukan berarti berhenti beraktifitas, tapi mengganti fokus dari kegiatan belajar menjadi kegiatan ibadah.

Pada akhirnya, sangat cocok bagi pondok untuk menjadikan hari Jum’at sebagai hari libur supaya santri dapat memaksimalkan ibadah. Semoga Allah menjadikan para santri khususnya santri Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember memuliakan hari Jum’at dengan melaksanakan ibadah dengan sebaik-baiknya. Dan semoga ilmu yang dipelajari dapat bermanfaat dunia dan akhirat. (Ns/Qr)

PENDAFTARAN SANTRI BARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here