Rihlah Iqtishodiyyah Siswa Akhir, Ijtihad Pondok Dalam Menanamkan Jiwa Kemandirian Bagi Santri

0
521

Balung – Menjadi Sunnah Pondok untuk mengenalkan dan mengajarkan kepada santri tentang salah satu jiwa dari Panca Jiwa Pondok, yaitu Jiwa Kemandirian, berdiri di atas kaki sendiri. Artinya, mampu menghidupi dirinya sendiri tanpa harus mengemis, meminta dan mengharap belas kasihan manusia, hanya mengharap Ridho Allah swt, bahkan jika perlu bisa membantu yang lain.

Pimpinan Pondok, KH. Masykur Abdul Mu’id LML, dalam nasehatnya selalu dan terus menekankan untuk terus banyak belajar kepada mereka yang sudah berhasil dalam mengembangkan usaha kemandirian, harus melek matanya, buka telinganya, catat yang di ucapkan, tanya yang diragukan, ilmu seperti ini sangat penting.

Sejak dahulu kala, Pondok Pesantren Baitul Arqom Balung, mampu berdiri di atas kaki sendiri, pembiayaan untuk seluruh pembangunan, kegiatan-kegiatan pondok, bahkan di Pondok tidak pernah mengenal istilah gaji buat para guru, guru juga tidak digaji oleh SPP santri, tidak sama sekali, semuanya berkat kemandirian pondok, dan ini merupakan ijtihad pondok yang sudah terlaksana selama puluhan tahun.  Olehnya, perlu untuk ditularkan kepada calon alumni.

Dalam hal ini, kegiatan yang di ikuti oleh seluruh siswa akhir kelas 6 dilaksanakan di Pusat Kopi dan Kakao dan Pabrik Prol Tape di daerah Jenggawah Kabupaten Jember, dalam laporanya para peserta menikmati seluruh paparan materi yang di hidangkan, selain materi, seluruh peserta juga mendapatkan pengalaman untuk terjun di lapangan, melihat secara langsung kegiatan usaha kemandirian tersebut. (Admin)

Comments