Balung – Pembelajaran dengan menggunakan metode diskusi ilmiah dan debat ternyata bisa jadi sangat menarik bagi santri. Hal ini dibuktikan dengan antusias para santriwati ketika mengikuti program diskusi ilmiah yang bertempat di gedung auditorium (14/9). Kegiatan ini memang cukup lama vakum karena beberapa alasan tertentu. Guna memeriahkan kegiatan belajar mengajar semester ganjil tahun 2020 ini, akhirnya diskusi ilmiah kembali dilaksanakan bagi santri kelas 5 dan 6. Para santri kelas 5 dan 6 menjadi audiens dan pelaksana kegiatan dengan alasan usia mereka yang telah beranjak dewasa sehingga dianggap telah mampu berfikir kritis.
“Bahaya Kristenisasi” menjadi tema besar pada kegiatan ini. Pendalaman materi terkait tema tersebut bertujuan untuk mendalami pemahaman agama Islam dan segala tindak kristenisasi yang dapat menjerumuskan orang Islam dan merusak pemahaman agama Islam.

Agenda dilaksanakan selepas shalat Isya dan dibuka oleh wakil pengasuh MMAI, Al-Ustadz Ismat Syauqi, M.E yang kemudian dilanjutkan dengan perkenalan oleh moderator. Selanjutnya, pemateri memaparkan materi, audiens pun mendengarkan dengan seksama. Pada sesi terakhir, tanya-jawab pun berlangsung, dan usai berakhirnya diskusi tersebut ditutup dengan evaluasi oleh pembimbing. (Bas)









