Home Catatan Kenapa Niat Lillahi Ta’ala Penting? Pesan Halal Bihalal Santri Baitul Arqom Jember

Kenapa Niat Lillahi Ta’ala Penting? Pesan Halal Bihalal Santri Baitul Arqom Jember

0
217

Jember- Halal bi halal merupakan tradisi khas masyarakat Indonesia yang dilakukan setelah bulan Ramadhan khususnya pada momen Hari Raya Idul Fitri. Kegiatan ini dilakukan untuk bersilaturahmi, saling memaafkan, dan mempererat ukhwah.

Tradisi ini juga dilakukan Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember ketika menyambut kembali santri santrinya ke pondok setelah berakhirnya masa liburan Ramadhan. Kegiatan ini diadakan pada tanggal 31 Maret 2026 di masjid putri yang dihadiri oleh jajaran pimpinan pondok, guru-guru pengabdian, dan seluruh santri yang sudah hadir.

Dalam kesempatan ini, Bapak Pimpinan Pondok Pedantren Baitul Arqom Jember, KH Izzat Fahd, M.Pd.I memberikan arahan serta nasihat tentang makna libur yang sebenarnya. Beliau menjelaskan bahwa libur bukan berarti berhenti beraktivitas, tetapi tabadul a’mal, peralihan dari satu kegiatan ke kegiatan lain yang tetap bermanfaat. bermanfaat.

Beliau juga mengingatkan untuk kembali pada tujuan awal seorang santri, yaitu menuntut ilmu lillahi ta’ala. Niat yang lurus akan memberikan pengaruh besar dalam kesungguhan ketika menjalani proses pembelajaran.

Baca Juga :  Jelang Acara Silaturrahmi, Ustadz dan Ustadzah Pengabdian Kenakan Seragam Baru.

Kesungguhan dalam berproses adalah hal yang sangat ditekankan. Menurut beliau, kesungguhan tidak akan tercipta sebelum seseorang mencintai apa yang ia jalani. Sebagaimana ungkapan, “Man ahabba syai’an atqona lahu”. Siapa yang mencintai sesuatu maka ia akan berusaha semaksimal mungkin dalam melakukannya.

Setiap usaha akan membuahkan hasil, ungkap beliau. Apa yang dikerjakan hari ini, sekecil apapun itu, akan memiliki dampak di masa yang akan datang. Allah SWT berfirman

“وَ أَنْ لَيْسَ لِلْإِنْسَانِ إِلاَّ مَا سَعَى”

Yang berarti manusia hanya mendapatkan apa yang ia usahakan. Karena itu, santri diharapkan untuk bisa menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya, tidak menunda-nunda pekerjaan, dan berusaha istiqomah dalam belajar. Kesungguhan, kedisiplinan, dan ketekunan merupakan kunci utama untuk mendapatkan hasil maksimal.

Sebuah pesan dari pendiri Pondok, KH. Masykur Abdul Mu’id, LML yang disampaikan oleh KH. Izzat Fahd, M.Pd.I menjadi motivasi bagi seluruh santri. “Tidak masalah jika saat ini belum berhasil atau belum menjadi apa-apa. Yang terpenting adalah kesungguhan dalam menjalani proses saat ini, karena itu akan membentuk jiwa keberhasilan di masa depan.” Ujar beliau.

Baca Juga :  Manfaat Dan Keutamaan Membaca Al-Ma'tsurat

Kegiatan halal bi halal ini diakhiri dengan sesi musafahah, yaitu momen berjabat tangan antara santri dengan asatidz serta santriwati dengan ustadzah. Suasana penuh kehangatan tampak jelas ketika semua saling memaafkan satu sama lain. Dari kegiatan ini, diharapkan ukhuwah semakin terjalin dengan erat serta tumbuh semangat baru ketika kembali memulai aktivitas pondok setelah liburan selesai. (Ns/Qr)

PENDAFTARAN SANTRI BARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here