Jember- Sudah menjadi tradisi Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember menggelar acara pengarahan ketika menjelang puasa Ramadhan, tujuannya agar para civitas pesantren sama-sama bermuhasabah, memperbarui niat, serta menata tujuan di bulan yang paling mulia yakni bulan suci Ramadhan.
Mengapa bulan suci Ramadhan menjadi bulan yang paling mulia? Sebab, pada bulan tersebut terdapat 4 keistimewaan yang jarang orang ketahui.
1.Terjadi Peristiwa Nuzulul Qur’an
Tepat pada malam 17 Ramadhan 610 Masehi, Nabi Muhammad SAW yang sudah menginjak usia 40 tahun sedang uzlah di Gua Hira Bukit Jabal Nur. Di sana, beliau bertemu dengan malaikat Jibril, kemudian dipeluk hingga tiga kali. Lalu, Malaikat Jibril memerintah beliau untuk membaca surah Al-‘Alaq ayat 1-5, dimana ayat tersebut merupakan wahyu yang pertama kali diturunkan. Maka, dari sinilah peristiwa Nuzulul Qur’an terjadi dan tanda kerasulan beliau dimulai. Sebagaimana dijelaskan dalam surah Asy-Syu’ara ayat 192-195.
وَاِنَّهٗ لَـتَنزِيلُ رَبِّ العٰلَمِينَؕ ١٩٢
Dan sungguh, (Al-Qur`an) ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan seluruh alam,
نَزَلَ بِهِ الرُّوحُ الاَمِينُ ١٩٣
Yang dibawa turun oleh Ar-Rūḥ Al-Amīn (Jibril),
عَلٰى قَلبِكَ لِتَكُونَ مِنَ المُنذِرِينَ ١٩٤
ke dalam hatimu (Muhammad) agar engkau termasuk orang yang memberi peringatan,
بِلِسَانٍ عَرَبِىٍّ مُّبِينٍؕ ١٩٥
dengan bahasa Arab yang jelas.
2.Terdapat Malam Lailatul Qodr
Malam lailatul Qodr merupakan malam istimewa yang hanya ada di bulan Ramadhan, yakni pada 10 malam terakhir khususnya malam ganjil. Oleh sebab itu, dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa malam ini lebih baik daripada seribu bulan lainnya. Maka beruntunglah orang yang giat beribadah di malam tersebut, karena ia akan memperoleh banyak keberkahan, mulai dari diampuni dosa-dosanya, dibukakan pintu rezekinya, dilipatgandakan pahalanya, hingga dikabulkan do’a-do’anya.
تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ اْلاَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
Artinya: “Carilah malam lailatul qodar itu pada malam ganjil sepuluh terakhir di bulan Ramadhan.” (HR. Bukhori)
3.Para setan akan dibelenggu
Seperti yang kita ketahui, bahwasanya bulan Ramadhan merupakan bulan yang sangat mulia. Pada bulan ini seluruh umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah. Maka untuk mempermudah, Allah SWT membelenggu setan-setan agar umat muslim dapat lebih khusyuk dalam menjalankan ibadahnya.
4.Pintu surga terbuka dan pintu neraka tertutup
Kedua hal tersebut menjadi simbol kebesaran serta kemurahan Allah SWT di bulan Ramadhan. Di samping itu, juga menjadi motivasi bagi seluruh umat muslim untuk berlomba-lomba dalam ibadah seperti sholat, puasa, membaca Al-Qur’an, sedekah, dsb.
Dalam sambutannya, Bapak Pimpinan Pondok KH. Izzat Fahd, M.Pd.I mengajak para santri-santrinya untuk memperkuat ibadah, mengingat bulan Ramadhan adalah momentum istimewa yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Maka dari itu, beliau berpesan agar jangan sampai ada kekosongan selama bulan Ramadhan.
Untuk mengindahkan pesan beliau, para santri/santriwati yang mengemban amanah di bagian Ta’mir masjid berkontribusi dalam pengelolaan kegiatan. Hal ini bertujuan untuk memastikan seluruh kegiatan santri di pesantren tetap terarah hingga menjelang waktu perpulangan. Akhirnya kita berharap, semoga amal yang dilakukan oleh seluruh civitas Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember dapat diterima dan menjadi bekal untuk menggapai surga-Nya. (Al/Qr)









