Home Galeri 1000 Hari KH. Masykur Abdul Mu’id, LML: Mengenang Warisan Ilmu dan Keteladanan...

1000 Hari KH. Masykur Abdul Mu’id, LML: Mengenang Warisan Ilmu dan Keteladanan Sang Kiai

0
654
KH. Masykur Abdul Mu'id
KH. Masykur Abdul Mu'id

Jember- Pondok Pesantren Baitul Arqom Balung Jember menggelar agenda penuh makna pada Jumat malam, 18 April 2025 ba’da Maghrib, yakni Selamatan 1000 Hari wafatnya almaghfurlah KH. Masykur Abdul Mu’id, LML.

Acara ini bukan sekadar tradisi, tapi juga bentuk cinta dan penghormatan atas jasa besar beliau dalam membangun peradaban ilmu dan akhlak di tanah Balung.

Kiai Masykur: Sosok, Santri, dan Spirit yang Tak Pernah Padam
KH. Masykur Abdul Mu’id, LML dikenal sebagai sosok yang penuh kasih, namun tegas dalam prinsip. Dalam setiap pengajian, beliau tidak hanya menyampaikan ilmu, tapi juga menanamkan semangat jihad ilmiah dan keikhlasan dalam berkhidmat.

Lisan beliau menyejukkan, ilmunya membimbing, dan doanya menguatkan.

1000 Hari: Momen Doa, Refleksi, dan Melanjutkan Perjuangan

Tradisi tahlil dan selamatan 1000 hari dalam Islam bukan hanya mendoakan almarhum, tapi juga menjadi momen tafakur bagi keluarga, santri, dan umat—bahwa hidup ini singkat, dan warisan terbaik adalah ilmu dan amal jariyah.

Allah SWT berfirman:

وَجَعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

Baca Juga :  Ujian Penerimaan Santri Baru, Ijtihad Pondok Untuk Mengetahui Kebutuhan Santri

“Dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertaqwa..”

KH. Masykur Abdul Mu’id, LML adalah salah satu imam dalam takwa—sosok yang tidak hanya memimpin dengan kata, tapi juga dengan keteladanan hidupnya. Beliau mendirikan dan mengembangkan Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember hingga berdiri megah dengan ribuan santri sampai sekarang, tentu bukanlah perjalanan yang mudah dan singkat. Seumur hidup beliau dedikasikan untuk mendidik santrinya.

Menghidupkan Warisan Kiai:

Banyak tokoh dan alim ulama yang turut hadir dan menjadi bagian dari doa besar ini. Semuanya menjadikan malam ini sebagai momen silaturahmi, mengenang perjuangan sang mursyid, dan memperbarui niat kita dalam meneladani semangat beliau: berdakwah dengan ilmu, dan mencintai santri dengan hati.

Semoga Allah SWT menerima segala amal (alm) KH. Masykur Abdul Mu’id dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin. (*)

PENDAFTARAN SANTRI BARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here