Penerapan Disiplin Saat New Normal di Pondok Pesantren

0
55

Balung – Media mengabarkan, jumlah pasien positif Covid-19 terus bertambah, sementara itu pemerintah sudah menetapkan New Normal dimana seluruh masyarakat sudah diperbolehkan untuk beraktivitas kembali dengan tanpa mengacuhkan protokol kesehatan. Begitu pun dengan lembaga pendidikan Pondok Pesantren Baitul Arqom, sejak Juni 2019, telah membuka pintu untuk kedatangan santri baru dan kembalinya santri lama.

Namun, santri tak masuk ke dalam pondok dengan mudah. Mereka melewati beberapa tahapan prosedur, seperti mengikuti rapid test untuk mengetahui bahwa mereka reaktif atau tidak. Proses ini dilakukan guna tetap mensterilkan pondok. Prosedur rapid test disponsori oleh pemerintah kabupaten Jember. Bagi santri dengan hasil rapid test reaktif, dikarantina di sebuah ruangan khusus sebagai fasilitas khusus dari lembaga. Sedangkan, mereka yang memiliki hasil rapid test negatif, diperkenankan untuk masuk ke dalam pondok dengan wajib bermasker, tetap menjaga jarak, dan selalu menjaga kebersihan.

Selain itu, pondok pesantren juga menyiapkan beberapa tempat cuci tangan dengan sabun di setiap sudut kelas, halaman masjid, dan ruang tamu. Tak lupa pula, Kiai selalu mengingatkan untuk tetap disiplin pada peraturan agar semua bebas dari terjangkit virus Corona. (Tan/*)

 

Comments